PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH DALAM PENERTIBAN BANGUNAN LIAR DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALARNKOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN WILAYATUL HISBAH DALAM PENERTIBAN BANGUNAN LIAR DI GAMPONG RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALARNKOTA BANDA ACEH


Pengarang

Lisma Rizki - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dahlawi - 196201011985031019 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1810104010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Keberadaan bangunan liar di Gampong Rukoh berpotensi mengganggu ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat sekitar. Selain itu, terjadinya kemacetan lalu lintas dan penyempitan jalan akibat aktivitas parker yang tidak teratur. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif terhadap kelancaran mobilitas serta kualitas lingkungan pemukiman. Keberadaan bangunan liar di Gampong Rukoh telah melanggar Peraturan Daerah, khususnya Pasal 4 yang mengatur tentang Tertib Bangunan dalam Qanun Kota Banda Aceh Nomor 6 Tahun 2018 mengenai Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran serta hambatan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah dalam penertiban bangunan liar di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teori Peran menurut Soekanto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi secara mendalam. Pendekatan kualitatif merupakan metode penelitian yang berfokus pada pemahaman pengalaman, persepsi, dan makna yang diberikan oleh subjek penelitian terhadap fenomena sosial yang dialami. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data. penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah di Gampong Rukoh melalui tahapan sistematis yang meliputi pendataan, verifikasi objek, pemberian surat peringatan, dan sosialisasi kepada pemilik bangunan. Pendekatan persuasif dan humanis diutamakan untuk meminimalkan konflik. Meskipun upaya penanganan telah dilakukan dan dilaporkan kepada pihak berwenang, tindakan nyata yang efektif masih belum sepenuhnya terlaksana, menunjukkan adanya kendala dalam koordinasi antarinstansi dan lambatnya penanganan masalah.

Kata Kunci: Peran Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Ketertiban Umum, Bangunan Liar

The presence of illegal buildings in Gampong Rukoh has the potential to disrupt public order and the peace of the surrounding community. Furthermore, traffic congestion and road narrowing due to unregulated parking activities occur. This condition has a negative impact on the smooth mobility and quality of the residential environment. The presence of illegal buildings in Gampong Rukoh has violated Regional Regulations, specifically Article 4, which regulates Building Order in Banda Aceh City Qanun Number 6 of 2018 concerning the Implementation of Public Order and Community Peace. This study aims to determine and explain the roles and obstacles of the Civil Service Police Unit and the Wilayatul Hisbah in controlling illegal buildings in Gampong Rukoh, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. This study uses Soekanto's Role Theory. This study uses a descriptive qualitative approach with the aim of describing the phenomena that occur in depth. A qualitative approach is a research method that focuses on understanding the experiences, perceptions, and meanings given by research subjects to the social phenomena they experience. Data collection is carried out based on observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the enforcement process carried out by the Civil Service Police Unit and Wilayatul Hisbah in Gampong Rukoh went through systematic stages including data collection, object verification, issuing warning letters, and outreach to building owners. A persuasive and humanist approach was prioritized to minimize conflict. Although handling efforts have been carried out and reported to the authorities, effective concrete actions have not been fully implemented, indicating obstacles in inter-agency coordination and slow problem handling. Keywords: The Role of the Civil Service Police Unit and The Wilayatul Hisbah, Public Order, Illegal Buildings

Citation



    SERVICES DESK