STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN DESTINASI WISATA LEMBAH BARBATE ACEH BESAR UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN DESTINASI WISATA LEMBAH BARBATE ACEH BESAR UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN


Pengarang

Nabila nafisah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Anwar Deli - 196509241995031001 - Dosen Pembimbing I
Zulkarnain - 197710052006041003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2005102010118

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.479 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pariwisata saat ini telah menjadi bagian kegiatan dari kebutuhan masyarakat yang dapat memberikan ruang untuk beristirahat dan menenangkan diri dari kesibukan sehari-hari. Dalam pengembangan pariwisata saat ini, Indonesia sudah mulai menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan yang berusaha dalam meminimalkan dampak negatif dari kegiatan wisata dan memaksimalkan dampak positif sehingga wisata tersebut dapat menyatu dengan lingkungan. Destinasi wisata kawasan Barbate merupakan salah satu wisata alam yang mempunyai daya tarik wisata yang tidak kalah bagus dengan wisata alam lainnya. Namun, dalam pengembangannya masih terdapat sejumlah kekurangan yang dapat mengganggu daya tarik wisata, dan belum menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan. oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan kawasan wisata yang berkelanjutan berdasarkan indikator 4A (attraction, accessibility, amenity, ancillary) dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan daya tarik wisata.

Penelitian ini dilakukan di kawasan wisata Lembah Barbate, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar pada bulan Januari 2025. Untuk mendapatkan informasi tentang kawasa wisata, penelitian ini menggunakan informan yang berjumlah 38 orang. Penentuan informan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling atau pemilihan secara sengaja dan accidental sampling atau penentuan berdasarkan kebetulan. Jenis data yang digunakan yaitu data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara langsung meggunakan kuesioner sebagai pedoman, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder didapatkan melalui buku-buku, jurnal, artikel, dan dari temuan lain yang sesuai dengan tujuan penelitian. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kondisi kawasan wisata Lembah Barbate secara menyeluruh berdasarkan indikator pariwisata yaitu atraksi, aksessibilitas, fasilitas dan layanan tambahan. Kemudian, data dianalisis menggunakan SWOT untuk merumuskan strategi yang tepat dalam pengembangan kawasan Lembah Barbate untuk pariwisata berkelanjutan.

Hasil penelitian dari analisis SWOT didapatkan bahwa kawasan destinasi wisata berada pada kuadran I, artinya situasi sangat menguntungkan. Strategi yang harus diterapkan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy). Kawasan wisata memiliki kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Adapun strategi yang tepat untuk pengembangan destinasi wisata Lembah barbate untuk pariwisata berkelanjutan yaitu: pertama, mengembangkan fasilitas pendukung berbasis lingkungan yang memberikan kenyamanan di lokasi wisata; kedua, meningkatkan pemasaran wisata melalui kerjasama dengan agen wisata dan media; ketiga, menysusun paket wisata berbasis alam dan rekreasi yang terintegrasi.

Tourism has now become a vital activity for the community, providing a space for rest and relaxation from the daily grind. In current tourism development, Indonesia has begun implementing the concept of sustainable tourism, which seeks to minimize the negative impacts of tourism activities and maximize the positive impacts, ensuring that tourism integrates with the environment. The Barbate tourist destination is a natural tourist destination with attractions comparable to other natural attractions. However, its development still faces several shortcomings that can disrupt its appeal and prevent it from creating a sustainable tourism area. Therefore, a sustainable tourism area development strategy is needed based on the 4A indicators (attraction, accessibility, amenity, and ancillary) with efforts to preserve the environment and enhance tourist attractions. This research was conducted in the Barbate Valley tourist area, Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency in January 2025. To obtain information about the tourist area, the study used 38 informants. Informants were selected using a non-probability sampling method, using purposive sampling and accidental sampling. The data used were primary data obtained from observations, direct interviews using a questionnaire as a guide, and documentation. Secondary data were obtained from books, journals, articles, and other sources relevant to the research objectives. Furthermore, the data was analyzed descriptively to determine the overall condition of the Barbate Valley tourist area based on tourism indicators, namely attractions, accessibility, facilities, and additional services. The data was then analyzed using a SWOT analysis to formulate an appropriate strategy for developing the Barbate Valley area for sustainable tourism. The SWOT analysis revealed that the tourist destination area is in quadrant I, indicating a very favorable situation. The strategy that must be implemented is to support an aggressive growth policy (growth-oriented strategy). The tourist area possesses strengths that can capitalize on existing opportunities. The appropriate strategies for developing the Barbate Valley tourist destination for sustainable tourism are: first, developing environmentally-based supporting facilities that provide comfort at tourist sites; second, increasing tourism marketing through collaboration with travel agents and the media; and third, developing integrated nature-based and recreation-based tourism packages.

Citation



    SERVICES DESK