<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166873">
 <titleInfo>
  <title>DISTRIBUSI SPASIAL UKURAN KOLONI KARANG PADA KAWASAN KONSERVASI PISISI (PULAU PINANG, PULAU SIUMAT DAN PULAU SIMANAHA) DI KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIRIN ARIANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang memiliki fungsi penting sebagai habitat biota laut, pelindung pantai, serta penyedia sumber daya hayati bagi manusia. Sebaran ukuran koloni karang menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kondisi dan daya pulih ekosistem ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran spasial ukuran koloni karang di Kawasan Konservasi Perairan  Pulau Simeulue (PISISI). Pengambilan data dilakukan di 19 titik stasiun menggunakan metode purposive sampling, sementara pengamatan terumbu karang menggunakan metode belt transect. Hasil penelitian mencatat keberadaan 32 genus karang, dengan genus Porites sebagai yang paling dominan dan melimpah. Porites paling banyak ditemukan pada ukuran koloni 10–20 cm dan 21–40 cm, masing-masing sebesar 0,17 dan 0,18 kol/m². Genus Heliopora mendominasi pada ukuran koloni besar (161–320 cm), bahkan menjadi satu-satunya genus yang tercatat pada ukuran &gt;320 cm. Sebaliknya, genus seperti Montipora, Pocillopora, dan Acropora hanya ditemukan pada ukuran kecil dengan kelimpahan rendah. Stasiun PS 14 tercatat sebagai lokasi dengan koloni besar terbanyak, menunjukkan kondisi habitat yang relatif stabil.&#13;
&#13;
Kata kunci: terumbu karang, ukuran koloni, sebaran spasial, kawasan konservasi,            Simeulue.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 20:35:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 08:45:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>