ANALISIS KERAGAAN SUBSEKTOR PERIKANAN BUDIDAYA DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KERAGAAN SUBSEKTOR PERIKANAN BUDIDAYA DI PROVINSI ACEH


Pengarang

DEWI KARLINA BATUBARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005102010099

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS KERAGAAN SUBSEKTOR PERIKANAN BUDIDAYA
DI PROVINSI ACEH

Dewi Karlina Batubara / Agribisnis Unsyiah


ABSTRAK

Penelitian ini menganalisis bagaimananakah keragaan subsektor perikanan budidaya di Provinsi Aceh antar waktu berdasarkan jenis kegiatan budidaya serta untuk menganalisis bagaimanakah efisiensi relatif produksi, luas lahan dan jumlah rumah tangga perikanan (RTP) antar kabupaten kota/ sentra produksi di ProvinsiAceh, dengan variabel produksi perikanan budidaya menurut jenis budidaya, produksi perikanan budidaya menurut kabupaten/kota, produksi budidaya udang dan jumlah rumah tangga perikanan (RTP) budidaya di Provinsi Aceh.
Penelitian ini dilakukan di Provinsi Aceh. Data yang digunakan adalah data kurun waktu (time series) tahun 1999- 2013 dengan metode analisis Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kondisi kegiatan budidaya perikanan antar waktu dalam hal penyediaan input telah melebihi dari tingkat yang seharusnya, sehingga dapat dikatakan bahwa keadaan pengelolaan perikanan masih di bawah optimal dan melalui analisis DEA ditunjukkan bahwa efisiensi relatif antar waktu berdasarkan jenis kegiatan budidaya menunjukkan bahwa kegiatan budidaya tambak memiliki nilai efisiensi yang tinggi, secara relatif angka efisiensi sebagian besar di atas 82% sedangkan kegiatan budidaya yang mengalami tingkat efisiensi terendah berada pada budidaya sawah dengan nilai efisiensi rata-rata di bawah 0,5. Dan berdasarkan penelitian ini efisiensi relatif produksi, luas lahan dan jumlah rtp budidaya tambak udang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Bireun dengan skor efisiensi 100%. Dan kabupaten/kota yang mengalami tingkat efisiensi terendah berada pada Kota Banda aceh dengan nilai efisiensi 12,6%.


Kata kunci : Subsektor Perikanan Budidaya, Data Envelopment Analysis, Efisiensi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK