<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166793">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO PADA RANTAI PASOKAN TANDANRNBUAH SEGAR KELAPA SAWIT (ELAEIS QUINEENSIS JACQ) DI PKS PAGARRNMERBAU PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL II</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURSAWALIAH SIMANJUNTAK</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) adalah salah satu komoditas ekspor perkebunan yang sangat besar dan penting bagi Indonesia. Sampai saat ini, kelapa sawit tetap menjadi salah satu komoditas primadona di sektor perkebunan dan berperan sebagai penyumbang devisa terbesar bagi negara. Nilai ini menjadikan industri kelapa sawit sebagai penopang utama ekspor non-migas nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme rantai pasokan tandan buah segar kelapa sawit dan mengidentifikasi dan melakukan penilaian risiko pada rantai pasokan tandan buah segar. Penelitian menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) metode digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengevaluasi risiko dalam rantai pasokan TBS. Hasil menunjukkan bahwa risiko kualitas yang memiliki tingkat RPN tertinggi adalah musim dan cuaca yang tidak menentu dengan nilai rata-rata sebesar 336, rendahnya mutu pasokan bahan baku dengan nilai rata-rata sebesar 320, hama dan penyakit juga masi termasuk dengan nilai rata-rata sebesar 210. Risiko dengan RPN tertinggi perlu menjadi prioritas mitigasi, seperti risiko cuaca ekstrem, mutu pasokan bahan baku dan hama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166793</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 17:29:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 00:11:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>