Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RANCANG BANGUN SISTEM PENGONTROLAN KELEMBABAN DAN SUHU OTOMATIS PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM (PLEUROTUS SP) MENGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Pengarang
ARI MUNANDAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
T. Ferijal - 197706062003121001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2005106010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Salah satu tren penting dalam pengembangan pertanian modern adalah otomatisasi, yang menawarkan efisiensi dan keakuratan dalam pengelolaan lingkungan tumbuh tanaman. Budidaya jamur tiram (Pleurotus sp.), sebagai salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, sangat bergantung pada kondisi lingkungan mikro seperti suhu dan kelembaban yang stabil. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan di lapangan, yaitu proses pengontrolan suhu dan kelembaban dalam kumbung jamur tiram di Desa Lam Trieng, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar yang masih dilakukan secara manual. Proses manual ini memerlukan intervensi rutin dari petani, berisiko tidak konsisten, serta rentan terhadap fluktuasi kondisi lingkungan yang berdampak pada kualitas dan kuantitas hasil panen jamur. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sistem pengontrolan suhu dan kelembaban otomatis menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Sistem ini dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembaban DHT11, modul relay, pompa air, LCD I2C, dan modul SD card sebagai media pemantauan dan pencatatan data. Perangkat lunak dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman C dalam lingkungan Arduino IDE, yang memungkinkan sistem membaca data suhu dan kelembaban secara real-time, mengaktifkan atau mematikan pompa air berdasarkan set point tertentu, serta mencatat aktivitas sistem dalam format log untuk keperluan monitoring dan evaluasi.
Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan secara otomatis dan responsif, menjaga suhu antara 26–30°C dan kelembaban 60–90% sesuai kebutuhan jamur tiram. Selama periode uji coba satu minggu, sistem tercatat aktif sebanyak 47 kali, dengan total waktu ON mencapai 321 menit (5,35 jam). Dari data tersebut dapat dihitung bahwa sistem menyala rata-rata 6,7 kali per hari, dengan durasi rata-rata 45,8 menit per hari. Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu menyesuaikan diri secara adaptif terhadap kondisi lingkungan kumbung yang berubah-ubah sepanjang hari. Setelah penerapan sistem, produktivitas jamur tiram meningkat dari rata-rata 2,29 kg/hari menjadi 3,27 kg/hari, atau meningkat sebesar sekitar 43,13% dibandingkan dengan metode manual.
Implementasi sistem ini secara langsung meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan lingkungan kumbung jamur tiram. Petani tidak lagi harus menyiram secara manual atau terus memantau kondisi kumbung, karena sistem telah bekerja secara otomatis berdasarkan parameter yang ditentukan. Penggunaan mikrokontroler Arduino Uno dalam sistem ini memberikan solusi teknologi yang presisi, hemat energi, dan dapat diandalkan untuk mendukung pertanian cerdas (smart farming). Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi otomatisasi mampu memberikan dampak signifikan terhadap kualitas dan kuantitas hasil panen, serta menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
One of the key trends in modern agricultural development is automation, which offers efficiency and accuracy in managing plant growth environments. Oyster mushroom (Pleurotus sp.) cultivation, as a high-value horticultural commodity, heavily depends on stable microclimatic conditions such as temperature and humidity. This study addresses a field-observed issue in Lam Trieng Village, Kuta Baro Subdistrict, Aceh Besar District, where the temperature and humidity control in mushroom growing rooms is still performed manually. This manual process requires frequent farmer intervention, is prone to inconsistency, and is vulnerable to environmental fluctuations that can negatively affect both the quality and quantity of the harvest. To overcome this issue, an automatic temperature and humidity control system was designed and built using an Arduino Uno microcontroller. The system incorporates a DHT11 temperature and humidity sensor, relay module, water pump, I2C LCD, and SD card module for data monitoring and logging. The software was developed in the Arduino IDE using the C programming language, enabling the system to read temperature and humidity data in real-time, activate or deactivate the water pump based on predefined set points, and log operational data for monitoring and evaluation purposes. The test results indicate that the system operated automatically and responsively, maintaining temperatures between 26–30°C and humidity levels between 60–90%, meeting the optimal conditions for oyster mushroom growth. During a one-week trial, the system activated 47 times, with a total ON duration of 321 minutes (5.35 hours), averaging 6.7 activations per day and 45.8 minutes of runtime daily. These findings demonstrate the system's adaptability to fluctuating environmental conditions. Following implementation, mushroom productivity increased from an average of 2.29 kg/day to 3.27 kg/day, reflecting an improvement of approximately 43.13% compared to manual methods. The implementation of this system significantly improves the efficiency and effectiveness of environmental maintenance in oyster mushroom cultivation. Farmers no longer need to manually water or continuously monitor the growing room, as the system operates autonomously based on predetermined parameters. The use of the Arduino Uno provides a precise, energy-efficient, and reliable technological solution to support smart farming practices. This study demonstrates that applying automation technology can significantly enhance crop yield quality and quantity, contributing to the advancement of modern, efficient, and sustainable agriculture.
PENERAPAN TEKNIK PID UNTUK PENGENDALIAN KELEMBAPAN DAN TEMPERATUR PADA KUMBUNG JAMUR TIRAM BERBASIS MIKROKONTROLER (SINTIA FADILA, 2021)
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM MERAH MUDA (PLEUROTUS FLABELLATUS BERK. & BR.) DAN JAMUR TIRAM HITAM (PLEUROTUS SAPIDUS SEHULZER) (Fitria maisyaroh, 2022)
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS JACQ. EX FR.) DAN JAMUR TIRAM KUNING (PLEUROTUS CORNUCOPIAE SINGER.) (Mardiana, 2022)
PENGARUH PENAMBAHAN DEDAK PADA SUBSTRAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DAN JAMUR TIRAM COKLAT (PLEUROTUS CYSTIDIOSUS) (Khairul Azmi, 2022)
PERANCANGAN SISTEM SUHU OTOMATIS DAN PENGATURAN POSISI TELUR PADA SISTEM PENETAS TELUR BERBASIS ARDUINO (T. Yasar Yulis, 2018)