<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166743">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KOMUNIKASI EKSPRESIF TERHADAPRNMOTIF PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK RNGENERASI Z  KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Geubrina Riziky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tingginya intensitas penggunaan TikTok oleh  Generasi Z  memunculkan fenomena &#13;
komunikasi digital yang lebih ekspresif. Namun, fenomena ini sering kali tidak &#13;
dibersamai dengan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan budaya lokal. &#13;
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memengaruhi cara Generasi Z&#13;
berkomunikasi, membentuk identitas, serta mengekspresikan emosi secara terbuka &#13;
melalui platform seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
komunikasi ekspresif terhadap motif penggunaan aplikasi  TikTok  oleh Generasi Z  di &#13;
Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan &#13;
pendekatan survey yang melibatkan 123 responden berusia 18–29 tahun. Instrumen &#13;
data berupa kuesioner dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan &#13;
bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi ekspresif &#13;
berpengaruh secara signifikan terhadap motif penggunaan TikTok,  dengan nilai &#13;
signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,695. Nilai &#13;
koefisien determinasi (R²) sebesar 0,125, yang berarti komunikasi ekspresif &#13;
memberikan pengaruh sebesar 12,5% terhadap motif penggunaan  TikTok, sementara &#13;
87,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain  di luar komunikasi ekspresif yang turut &#13;
mempengaruhi motif penggunaan TikTok.  Berdasarkan variabel Komunikasi &#13;
Ekspresif memiliki pengaruh dominan yang terletak pada dimensi perasaan, &#13;
sedangkan variabel Motif  Penggunaan memiliki  dominan  tertinggi pada indikator&#13;
informasi dan identitas pribadi. Pada penelitian ini juga menemukan bahwa fitur-fitur &#13;
TikTok  seperti  Repost Content  dan  Streak  Api menjadi medium favorit untuk &#13;
menyalurkan ekspresi emosi secara tidak langsung. Maka dari itu,  TikTok  tidak &#13;
hanya menjadi platform  informasi  tetapi juga ruang representasi digital identitas &#13;
Generasi Z  di Banda Aceh. Keseimbangan penggunaan TikTok dapat didorong &#13;
melalui literasi digital yang memengaruhi ekspresi para pengguna.&#13;
Kata Kunci: TikTok, Generasi Z, Ekspresi Diri, Media Sosial, Komunikasi Ekspresif</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166743</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 16:19:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 20:24:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>