<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166685">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TABUNGAN DOMESTIK INDONESIA TAHUN 1983 - 2003</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riza Indriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tujuan penelitian ini  adalah untuk  mengetahui faktor-faktor  yang  mempengaruhi  tingkat tabungan domestik di Indonesia periode  1983-2003. Analisis  ini diilhami  dari  teori  Tabungan dari kaum Klasik  dan  Keynes  yang  memiliki variabel independen untuk  aliran  klasik  adalah  tingklat bunga (r)  sedangkan untuk  Keynes  adalah pendapatan (Y)  akan  mempengaruhi  tingkat  tabungan dalam  negeri di Indonesia&#13;
Data  seri  waktu  (time  series)  yang  digunakan pada  penelitian merupakan data  sekunder yang    bersumber  dari      berbagai  publikasi,    diantaranya  Bank    Indonesia  dan   ADB   (Asian Development Bank).  Selanjutnya estimasi dilakukan menggunakan tehnik  regresi  tinier  berganda dengan metode kwadrat terkecil/2SLS (Two  Stages  Least Square).&#13;
Hasil  penelitian menunjukkan abahwa pola  tabungan masyarakat Indonesia dimasa krisis berlaku teori   Klasik,  artinya kenaikan dari  suku  bunga  justru akan  menaikkan tingkat  tabungan dimasyarakat, sedangkan   pendapatan pada  masa  ekspansi ekonomi berlaku teori  Keynes bahwa semakin tinggi  pendapatan, maka  semakin tinggi  pula tingkat tabungan di dalam negeri.  Sedangkan variabel pendapatan telah  dipengaruhi pula oleh  variabel Yd  (diposable  income), suku  bunga dan  kurs yang  berlaku.&#13;
Sedangkan tingkat elastisitasnya mencapai sifat yang in-elastis untuk  suku  bunga sebesar&#13;
0,6782  dan pendapatan sebesar 0,8248. Artinya setiap  ada kenaikan suku  bunga sebesar 10%, maka tabungan akan  naik  sebesar 6,78  %,  sedangkan jika ada kenaikan pendapatan sebesar  10%  saja berarti  akan menaikkan tabungan sebesar 8,25 kali lipat.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Tabungan Domestik dan Pendapatan Nasional&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166685</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 15:50:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 15:50:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>