PERAN SEULANGKE DALAM ADAT PERKAWINAN RNDI GAMPONG KOTAFAJAR KECAMATAN RNKLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN SEULANGKE DALAM ADAT PERKAWINAN RNDI GAMPONG KOTAFAJAR KECAMATAN RNKLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Lilis Kartina - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfan - 196107081989101001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110101010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masyarakat Gampong Kotafajar selalu melibatkan seorang seulangke dalam adat perkawinan, hal ini memberikan gambaran bahwa masyarakat Gampong Kotafajar masih melestarikan kebudayaan lokal. Peran seulangke dalam adat perkawinan memberikan dampak positif dalam aspek sosial, budaya, serta juga menumbuhkan rasa hormat dan kebersamaan bagi masyarakat Gampong kotafajar. Fenomena ini dapat dianalisis menggunakan teori interaksionisme simbolik oleh George Harbert Mead, yang dapat menjelaskan bagaimana makna dan identitas kolektif terbentuk melalui interaksi sosial yang terjadi berdasarkan fenomena peran seulangke dalam adat perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana peran-peran seulangke dalam adat perkawinan di Gampong Kotafajar Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap masyarakat Gampong Kotafajar yang mengetahui peran-peran seulangke dalam adat perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seulangke merupakan media komunikasi adat, melalui ungkapan dan prosesi tradisional. Selain itu, seulangke juga sebagai bentuk sarana memperkuat identitas masyarakat dalam kehidupan sosial masyarakat muslim di Aceh, sehingga dalam penerapannya adat dilestarikannya syariat tetap dijunjung. Kebanyakan alasan masyarakat menggunakan seulangke dalam adat perkawinan karena, untuk mempermudah dalam komunikasi, selain itu juga masyarakat Gampong Kotafajar menganggap seulangke memiliki makna sebagai simbol penghormatan dan simbol keseriusan seorang pemuda yang ingin melamar seorang gadis.

The Kotafajar community always involves a seulangke in wedding customs, demonstrating that the community still preserves local culture. The seulangke role in wedding customs has a positive impact on social and cultural aspects, as well as fostering a sense of respect and togetherness within the Kotafajar community. This phenomenon can be analyzed using Geoge Harbert Mead symbolic interactionism theory, which explains how collective meaning and identity are formed through social interactions based on the role of seulangke in marriage customs. This study aims to identify the roles of seulangke in marriage customs in Gampong Kotafajar, Kluet Utara District, South Aceh Regency. This research used qualitative methods with a descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation of residents of Gampong Kotafajar who were familiar with the roles of seulangke in marriage customs. The research results show that seulangke is a medium of customary communication, through traditional expressions and processions. Furthermore, seulangke also serves as a means of strengthening community identity in the social life of the Muslim community in Aceh, so that in its implementation, the preservation of sharia customs is still upheld. Most of the reasons people use seulangke in marriage customs are because, to facilitate communication, in addition, the people of Gampong Kotafajar consider seulangke to have meaning as a symbol of respect and a symbol of seriousness of a young man who wants to propose to a girl.

Citation



    SERVICES DESK