STEREOTIP WARGA BANDA ACEH TERHADAP SIFAT ORANG PIDIE (STUDI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT BANDA ACEH DAN ORANG PIDIE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STEREOTIP WARGA BANDA ACEH TERHADAP SIFAT ORANG PIDIE (STUDI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MASYARAKAT BANDA ACEH DAN ORANG PIDIE)


Pengarang

TEUKU MIFTHAHUDDIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910102010105

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bejudul “Stereotip Warga Banda Aceh Terhadap Sifat Orang Pidie
(Studi Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Banda Aceh dan Orang Pidie).”
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa stereotip
yang berkembang pada warga Kota Banda Aceh terhadap orang Pidie di Kota
Banda Aceh dan faktor-faktor yang mempengaruhi stereotip warga Banda Aceh
terhadap orang Pidie di Kota Banda Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian
ini adalah teori interaksi simbolik yang menyatakan bahwa manusia bertindak
terhadap manusia lainnya berdasarkan makna yang diberikan orang lain pada
mereka, makna diciptakan dari hasil interaksi antar manusia melalui proses
persepsi dan teori behaviorisme yang menyatakan semua perilaku, termasuk
tindak balas respon ditimbulkan oleh adanya rangsangan stimulus. Jika
rangsangan telah diamati dan diketahui maka gerak balas pun dapat diprediksikan .
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif
deskriptif dengan menggambarkan fenomena yang terjadi . Penelitian dilakukan
dengan wawancara terstruktur dan observasi (pengamatan). Subjek penelitian ini
berjumlah sembilan informan utama yang dipilih berdasarkan kriteria ialah warga
yang menetap di Banda Aceh serta memiliki KTP wilayah Banda Aceh, memiliki
stereotip terhadap orang Pidie, bukan keturunan orang Pidie serta memiliki
keturunan dari luar Aceh dan sering berinteraksi terhadap individu orang Pidie
minimal empat tahun, dan juga dua informan tambahan yaitu budayawan sebagai
pembanding antara hasil yang didapatkan dilapangan. Dari penelitian ini,
diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan dari sembilan informan enam
diantaranya terdapat perubahan makna stereotip terhadap orang Pidie, bahwa
stereotip yang terjadi terhadap orang Pidie yang dulunya dianggap pelit atau kriet
pada masa sekarang sudah mulai bergeser dan berkembang ke arah yang lebih
positif serta ditemukan pula faktor-faktor yang mempengaruhi berkembangnya
stereoti p terhadap orang Pidie ialah faktor lingkungan sosial , faktor persepsi ,
faktor interaksi langsung, faktor unsur kebudayaan (keyakinan, nilai, sikap dan
organisasi sosial), faktor kedudukan ( jabatan dan kekuasaan).
Kata Kunci : komunikasi, budaya, stereotip, orang Pidie

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK