<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166579">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS POTENSI KARBON AGROFORESTRI KOPI ARABIKA DI PERHUTANAN SOSIAL DESA KEKUYANG, ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARID WAJDI RIZAKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu spesies kopi unggulan dunia yang tumbuh optimal di daerah tropis dataran tinggi, seperti Aceh Tengah, dan sering dibudidayakan dalam sistem agroforestri. Agroforestri kopi tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berperan penting dalam penyerapan karbon dan konservasi lingkungan melalui keberadaan pohon penaung yang menyimpan karbon dalam biomassa. Sistem ini diakui secara global sebagai strategi mitigasi perubahan iklim dan mendukung keseimbangan ekologi serta ekonomi masyarakat. Desa Kekuyang di Aceh Tengah, yang masuk dalam kawasan Perhutanan Sosial seluas 568 ha, memiliki potensi besar dalam pengembangan agroforestri kopi yang berkelanjutan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi cadangan karbon dan serapan karbon dioksida (CO₂) pada kawasan Perhutanan Sosial Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode inventarisasi vegetasi pada 28 plot pengamatan berukuran 20 m × 20 m. Data diameter pohon digunakan untuk menghitung biomassa menggunakan persamaan allometrik, yang kemudian dikonversi menjadi cadangan karbon dan serapan CO₂.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan total biomassa di atas permukaan tanah (AGB) sebesar 55.439,20 kg, dengan estimasi cadangan karbon sebesar  26.135,74 kg dari total luasan plot penelitian. Potensi serapan karbon dioksida mencapai 85,64 ton/ha setelah dikonversi. Jenis tanaman dengan kontribusi terbesar terhadap cadangan karbon adalah lamtoro (Leucaena leucocephala), disusul oleh alpukat (Persea americana) dan kopi Arabika (Coffea arabica). Sistem agroforestri kopi di Desa Kekuyang terbukti efektif secara ekologis dalam menyimpan karbon dan berpotensi menjadi model pengelolaan lahan berkelanjutan yang mendukung mitigasi perubahan iklim.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COFFEE - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARBON</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGROFORESTRY</topic>
 </subject>
 <classification>634.99</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166579</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 14:35:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 15:43:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>