Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DAMPAK KEBIJAKAN PENANGKAPAN IKAN TERUKUR TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) DI PPS KUTARAJA LAMPULO
Pengarang
Dosen Pembimbing
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Ivonda Vicana Pandang - 199701162024062003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2111103010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penangkapan Ikan Terukur (PIT) adalah acuan pengelolaan perikanan tangkap di Indonesia dengan menjaga ekologi kelautan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dan menjamin Kesehatan laut Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik nelayan pukat cincin (purse seine) di PPS Kutaraja Lampulo dan mengetahui dampak kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) terhadap tingkat kesejahteraan nelayan pukat cincin (purse seine) di PPS Kutaraja Lampulo, dengan membandingkan nelayan yang telah menerapkan kebijakan tersebut dan yang belum menerapkannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2025 yang bertempat di Desa Lampulo, Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap 40 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan yang menjadi respondennya adalah pemilik kapal, nahkoda dan anak buah kapal (ABK). Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif karakteristik nelayan dan nilai tukar nelayan (NTN). Hasil penelitian menujukan karakteristik nelayan pukat cincin di PPS Kutaraja lampulo baik yang telah menerapkan kebijakan penangkapan ikan terukur (PIT) maupun yang belum (non-PIT), mayoritas berada pada usia produktif 31–50 tahun, memiliki tingkat pendidikan sebanyak 50% tamatan SMA, dan tanggungan keluarga antara dua hingga lima orang. Penilaian tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan nilai tukar nelayan (NTN) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 177,76 untuk nelayan PIT dan sebesar 145,08 untuk nelayan non-PIT yang sama-sama termasuk kedalam kriteria NTN>100, yang artinya pendapatan yang diperoleh nelayan lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran yang mereka keluarkan untuk kebutuhan konsumsi dan produksi, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan PIT dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan pukat cincin PPS Kutaraja Lampulo.
Kata Kunci: PIT, kesejahteraan nelayan, NTN, PPS Kutaraja Lampulo, pukat cincin
Measured Fishing (PIT) is a reference for fisheries management in Indonesia, aiming to maintain marine ecological sustainability while contributing to national economic growth and ensuring ocean health. This study aims to describe the characteristics of purse seine fishermen at PPS Kutaraja Lampulo and to assess the impact of the Measured Fishing policy on their welfare by comparing fishermen who have implemented the policy and those who have not. The research was conducted from May to June 2025 in Lampulo Village, Banda Aceh, using a quantitative approach. Data were collected through surveys and interviews involving 40 respondents, selected using purposive sampling, consisting of vessel owners, skippers, and crew members. Data analysis was carried out using descriptive methods to assess fishermen characteristics and the Fishermen’s Exchange Rate (NTN). The results show that most purse seine fishermen, both PIT and non-PIT groups, are in their productive age (31–50 years), with 50% having completed senior high school (SMA), and most supporting two to five family members. The average NTN score was 177,76 for the PIT group and 45,08 for the non-PIT group both above the standard threshold of 100 indicating that fishermen’s income exceeds their production and consumption expenses. These findings suggest that the PIT policy has the potential to improve the welfare of purse seine fishermen at PPS Kutaraja Lampulo. Keywords: Measured Fishing (PIT), fishermen's welfare, fishermen’s exchange rate (NTN), PPS Kutaraja Lampulo, purse seine
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN KAPAL PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA BANDA ACEH (Mira Hayati, 2022)
ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAWANG BA'U KABUPATEN ACEH SELATAN (IFFA WIDIAWATI, 2025)
IDENTIFIKASI KOMODITI PELAGIS KECIL DAN BESAR (NON-TUNA) PADA PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PPS KUTARAJA, BANDA ACEH (T.ZIKRA MAULANA, 2025)
KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PEUDADA, KABUPATEN BIREUN (Salsabila Putri Ardha, 2024)
PENGARUH RUMPON TERHADAP HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI PERAIRAN UTARA ACEH (Munzir, 2018)