<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166539">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK KEBIJAKAN PENANGKAPAN IKAN TERUKUR TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) DI PPS KUTARAJA LAMPULO</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penangkapan Ikan Terukur (PIT) adalah acuan pengelolaan perikanan tangkap di Indonesia dengan menjaga ekologi kelautan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dan menjamin Kesehatan laut Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik nelayan pukat cincin (purse seine) di PPS Kutaraja Lampulo dan mengetahui dampak kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) terhadap tingkat kesejahteraan nelayan pukat cincin (purse seine) di PPS Kutaraja Lampulo, dengan membandingkan nelayan yang telah menerapkan kebijakan tersebut dan yang belum menerapkannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2025 yang bertempat di Desa Lampulo, Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei dan wawancara terhadap 40 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan yang menjadi respondennya adalah pemilik kapal, nahkoda dan anak buah kapal (ABK). Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif karakteristik nelayan dan nilai tukar nelayan (NTN). Hasil penelitian menujukan karakteristik nelayan pukat cincin di PPS Kutaraja lampulo baik yang telah menerapkan kebijakan penangkapan ikan terukur (PIT) maupun yang belum (non-PIT), mayoritas berada pada usia produktif 31–50 tahun, memiliki tingkat pendidikan sebanyak 50% tamatan SMA, dan tanggungan keluarga antara dua hingga lima orang. Penilaian tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan nilai tukar nelayan (NTN) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 177,76 untuk nelayan PIT dan sebesar 145,08 untuk nelayan non-PIT yang sama-sama termasuk kedalam kriteria NTN&gt;100, yang artinya pendapatan yang diperoleh nelayan lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran yang mereka keluarkan untuk kebutuhan konsumsi dan produksi, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan PIT dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan pukat cincin PPS Kutaraja Lampulo.&#13;
	&#13;
Kata Kunci: PIT, kesejahteraan nelayan, NTN, PPS Kutaraja Lampulo, pukat cincin</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166539</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 13:32:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 17:01:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>