Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KOMPARATIF PERANAN SUBSEKTOR PERIKANAN DENGAN SUBSEKTOR PERTANIAN LAINNYA DALAM STRUKTUR PEREKONOMIAN KABUPATEN ACEH TIMUR
Pengarang
Dwi Yulia Ningrum - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0709200010042
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis; kegiatan basis, pertumbuhan serta kemampuan daya saing dari subsektor perikanan dan subsektor pertanian lainnya yang ada di Kabupaten Aceh Timur. Subsektor pertanian yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi; tanaman bahan makanan, perkebunan, petemakan dan kehutanan.
Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa data PDRB masing masing subsektor pada tahun 2000-2006 atas dasar harga konstan 2000. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Location Quotient (LQ) dan tehnik Shift-Share.
Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa subsektor yang tergolong basis ekonomi yang ditandai dengan nilai LQ > 1 terdiri dari; perikanan, tanaman bahan makanan, perkebunan, petemakan dan kehutanan. Hasil analisis Shift-Share menunjukkan bahwa subsektor yang memiliki pertumbuhan cepat adalah perikanan dan perkebunan yang ditandai dengan nilai komponen pertumbuhan proporsional yang bertanda positif. Sedangkan subsektor yang memiliki daya saing yang baik yang ditunjukkan dengan nilai komponen pertumbuhan pangsa wilayah yang positif meliputi; subsektor petemakan dan kehutanan. Posisi daya saing ini juga diperkuat oleh hasil perhitungan kemungkinan efek alokasi yang juga menyimpulkan bahwa subsektor yang memiliki keuntungan kompetitif dan terspesialisasikan adalah subsektor petemakan dan kehutanan. Sedangkan subsektor yang tidak memiliki keuntungan kompetitif dan terspesialisasikan terdiri dari; subsektor perikanan, tanaman bahan makanan dan perkebunan.
lmplikasi kebijakan dari hasil penelitian ini adalah bahwa pembangunan di Kabupaten Aceh Timur dalam jangka pendek hendaknya diprioritaskan pada subsektor unggulan yang memiliki pertumbuhan cepat seperti subsektor perikanan dan perkebunan. Sedangkan dalam jangka panjang diprioritaskan pada subsektor unggulan yang memiliki daya saing yang baik seperti subsektor petemakan dan kehutanan. Terhadap subsektor unggulan yang pertumbuhannya lambat dan atau tidak memiliki daya saing yang baik hendaknya tetap dipacu pembangunannya dan terus mencari solusi dari akar permasalahan yang dihadapi subsektor-subsektor tersebut sesuai dengan karakteristiknya masing-masing.
Kata kunci : basis, daya saing, pertumbuhan, Kabupaten Aceh Timur.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KOMPARATIF PERANAN SUBSEKTOR PERIKANAN DENGAN SUBSEKTOR PERTANIAN LAINNYA DALAM STRUKTUR PEREKONOMIAN KABUPATEN ACEH TIMUR (Dwi Yulia Ningrum, 2025)
ANALISIS SUB SEKTOR UNGGULAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (IMRAATUN SHALIHA, 2022)
KONTRIBUSI PDRB SUB SEKTOR PERIKANAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN ACEH TIMUR (FITRAH MAULANA BATU BARA, 2018)
ANALISIS SUBSEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR DI PROVINSI ACEH (Muhammad Maulizarizky, 2015)
ANALISIS PERAN SUB SEKTOR PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN INDONESIA (Muhammad Fadhil, 2019)