<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166483">
 <titleInfo>
  <title>KERENTANAN SOSIAL EKONOMI USAHATANI PADI DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IMTITSAL TAUFIQURRAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh Besar, khususnya Kecamatan Indrapuri, merupakan salah satu sentra produksi padi di Provinsi Aceh. Meskipun produksi padi di Provinsi Aceh menunjukkan tren peningkatan, data menunjukkan bahwa produksi di Aceh Besar mengalami fluktuasi, dengan penurunan signifikan pada tahun 2023. Di sisi lain, pendapatan petani di Indrapuri masih tergolong rendah, meskipun memiliki potensi produksi yang besar. Kondisi ini mengindikasikan adanya tingkat kerentanan sosial ekonomi yang cukup tinggi di kalangan petani padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kerentanan sosial ekonomi usahatani padi di Kecamatan Indrapuri akibat dari adanya ancaman seperti perbahan cuaca, serangan hama dan penyakit, serta perubahan harga pasar.&#13;
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Indrapuri sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Provinsi Aceh. Objek penelitian fokus pada kerentanan sosial ekonomi petani yang diukur melalui tiga variabel utama, yaitu keterpaparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani padi sawah di Kecamatan Indrapuri sebanyak 3.538 orang. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling diambil sebanyak 100 orang petani padi yang tersebar di 10 desa dengan jumlah petani terbanyak, yaitu Desa Lheue, Seuremo, Ulee Ue, Limo Blang, Aneuk Glee, Empe Ara, Cot Mancong, Grot Manyang, Lam Lhunge, dan Manggra. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer melalui wawancara langsung dengan petani, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Social-Economic Vulnerability Index (SeVI) untuk mengukur tingkat kerentanan petani.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan perhitungan menggunakan metode Sustainable Livelihood Vulnerability Index (SeVI), indeks kerentanan sosial ekonomi petani padi di Kecamatan Indrapuri sebesar 0,29, yang termasuk kategori cukup rentan (-0,41 hingga 0,3). Hasil ini menunjukkan bahwa petani masih cukup rentan terhadap perubahan cuaca, serangan hama, penyakit, dan fluktuasi harga pasar. Nilai keterpaparan tercatat 0,55, sensitivitas 0,62, dan kapasitas adaptasi 0,31. Tingginya keterpaparan dan sensitivitas, serta kapasitas adaptasi yang masih sedang, menunjukkan perlunya penguatan adaptasi untuk menekan tingkat kerentanan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - AGRICULTURAL ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIOECONOMIC CLASSES</topic>
 </subject>
 <classification>338.173 18</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 12:48:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 15:59:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>