DAMPAK DINAMIS INVESTASI PENDIDIKAN DAN KESEHATAN BERBASIS UTANG LUAR NEGERI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN-5 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK DINAMIS INVESTASI PENDIDIKAN DAN KESEHATAN BERBASIS UTANG LUAR NEGERI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN-5


Pengarang

Ade Qusrinda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sofyan Syahnur - 197005111997021001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Nasir - 197411112003121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2301201010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
DAMPAK DINAMIS INVETASI PENDIDIKAN DAN KESEHATAN BERBASIS UTANG LUAR NEGERI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN-5
Oleh: Ade Qusrinda
NPM.2301201010003
Pembimbing 1 : Prof. Dr. Sofyan Syahnur, S.E., M.Si
Pembimbing 2 : Dr. M. Nasir, S.E., M.Si,. M.A
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dinamis investasi pendidikan dan kesehatan yang berbasis utang luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN-5, yaitu Kamboja, Laos, Indonesia, Filipina, dan Thailand. Pendekatan yang digunakan adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) berbasis data panel, dengan periode waktu 2000-2022 dan mempertimbangkan variabel dependen dan independen yang telah dinormalisasi terhadap utang luar negeri. Variabel dependen adalah pertumbuhan ekonomi dan independen utama adalah investasi pendidikan dan kesehatan, sedangkan tenaga kerja dan pembentukan modal tetap bruto digunakan sebagai variabel kontrol. Hasil estimasi jangka pendek menunjukkan bahwa pendidikan berbasis utang luar negei berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan kesehatan, tenaga kerja, dan modal tidak berpengaruh. Di sisi lain, hasil jangka panjang menunjukkan bahwa kesehatan dan pendidikan memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, tenaga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, sementara modal tidak berpengaruh. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun dalam jangka pendek investasi pendidikan berbasis utang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dalam jangka panjang baik pendidikan maupun kesehatan yang dibiayai dari utang luar negeri justru dapat memberikan tekanan negatif terhadap perekonomian kawasan. Oleh karena itu, disarankan agar negara-negara ASEAN-5 meninjau kembali efektivitas penggunaan utang luar negeri dalam sektor pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaannya.
Kata kunci: Pendidikan, Kesehatan, Utang Luar Negeri, Pertumbuhan Ekonomi, ARDL Panel, ASEAN-5.

ABSTRACT THE DYNAMIC IMPACT OF FOREIGN DEBT-BASED EDUCATION AND HEALTH INVESTMENT ON ECONOMIC GROWTH IN ASEAN-5 COUNTRIES By: Ade Qusrinda NPM. 2301201010003 Supervisor 1 : Prof. Dr. Sofyan Syahnur, S.E., M.Si Supervisor 2 : Dr. M. Nasir, S.E., M.Si,. M.A This study aims to analyze the dynamic impact of foreign debt-based education and health investment on economic growth in ASEAN-5 countries, namely Cambodia, Laos, Indonesia, the Philippines, and Thailand. The approach used is a panel data-based Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model, with a time period of 2000-2022 and considering dependent and independent variables that have been normalized against foreign debt. The dependent variable is economic growth and the main independent variables are education and health investment, while labor and gross fixed capital formation are used as control variables. The short-term estimation results show that foreign debt-based education has a positive and significant effect on economic growth, while health, labor, and capital have no effect. On the other hand, the long-term results show that health and education have a negative and significant effect on economic growth. In contrast, labor shows a positive and significant effect, while capital has no effect. This finding indicates that although in the shortterm debt-based education investment can boost economic growth, in the long term both education and health financed from external debt can actually put negative pressure on the region's economy. Therefore, it is recommended that ASEAN-5 countries review the effectiveness of external debt utilization in the education and health sectors and improve efficiency in its management. Keywords: Education, Health, External Debt, Economic Growth, Panel ARDL, ASEAN-5.

Citation



    SERVICES DESK