<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166451">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN SPESIES BURUNG DI KAWASAN STASIUN PENELITIAN SUAQ BELIMBING, KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keanekaragaman hayati merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekosistem. Stasiun Penelitian Suaq Belimbing, Kabupaten Aceh Selatan merupakan bagian dari Ekosistem Leuser yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan berfungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama sebagai habitat alami berbagai spesies burung. Keanekaragaman burung menjadi indikator signifikan dalam menilai kualitas lingkungan, karena burung berperan sebagai penyerbuk, penyebar biji, dan bioindikator perubahan lingkungan. Namun, tekanan terhadap aktivitas manusia dapat mempengaruhi gambaran dan keanekaragaman burung di suatu kawasan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya data spesifik mengenai keanekaragaman burung di kawasan Stasiun Penelitian Suaq Belimbing, meskipun kawasan ini memiliki potensi besar sebagai habitat burung yang masih alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies burung dan menganalisis tingkat keanakaragaman spesies burung di kawasan Stasiun Penelitian Suaq Belimbing, Kabupaten Aceh Selatan.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2025, metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup survei lapangan dengan teknik titik hitung (Point Count) dan garis transek (Line Transect) untuk mencatat spesies burung di lokasi. Penelitian dilakukan secara sistematis pada pagi dan sore hari untuk mendapatkan data yang representatif mengenai keberadaan spesies burung. Seluruh spesies burung yang teramati diidentifikasi secara morfologis dan dicatat jumlah individunya. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener untuk menentukan tingkat keanekaragaman spesies burung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 51 spesies burung yang teridentifikasi, yang termasuk dalam 28 famili dan 11 ordo. Spesies yang ditemukan antara lain burung pemangsa, pemakan buah, pemakan serangga, dan burung air, dengan beberapa di antaranya memiliki status konservasi penting, seperti Rangkong badak (Buceros rhinoceros) dan Elang hitam (Ictinaetus malaiensis). Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) sebesar 3,1575 menunjukkan tingkat keanekaragaman yang tinggi. Keberagaman spesies burung ini menegaskan pentingnya kawasan Suaq Belimbing untuk dilindungi, serta memberikan informasi dasar penting untuk mendukung upaya konservasi dan pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan Ekosistem Leuser. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian habitat burung dan keanekaragaman hayati secara umum di Kabupaten Aceh Selatan. Dengan demikian, upaya pelestarian ini tidak hanya bermanfaat bagi burung, tetapi juga kelestarian ekosistem secara keseluruhan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIRDS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIODIVERSITY - CONCERVATION</topic>
 </subject>
 <classification>639.978</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166451</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 12:18:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 09:25:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>