<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166431">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Izhar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan lahan marginal seperti lahan tegalan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ketersediaan pangan. Namun, kondisi suboptimal kekeringan menuntut penggunaan varietas padi yang adaptif. Provinsi Aceh memiliki plasma nutfah padi lokal yang berpotensi adaptif terhadap kondisi tersebut, salah satunya adalah Tinggong. Namun, Tinggong memiliki  kelemahan, seperti umur panen yang relatif panjang dan tinggi tanaman yang berlebihan, sehingga diperlukan perbaikan terhadap karakter tersebut. Upaya perbaikan dilakukan melalui persilangan dengan galur IRBB27. Sejumlah  galur hasil persilangan telah menunjukkan umur panen yang lebih cepat dan tanaman yang lebih pendek pada kondisi optimal. Namun, evaluasi terhadap galur-galur tersebut di lingkungan suboptimal, khususnya lahan tegalan yang rentan terhadap kekeringan, belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produktivitas galur padi hasil persilangan Tinggong dengan IRBB27 pada generasi BC4F4 dan BC4F5, serta menganalisis hubungan antara karakter pertumbuhan dan potensi hasil. &#13;
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Rumah Kasa, Universitas Syiah Kuala, dengan ketinggian 5 mdpl. Tahap BC4F4 dilaksanakan pada November 2023 hingga April 2024 menggunakan 7 galur, sedangkan tahap BC₄F₅ pada Agustus 2024 hingga Februari 2025 menggunakan 5 galur dan varietas pembanding Ciherang. Rancangan percobaan menggunakan RAK non faktorial dengan 3 ulangan dan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. &#13;
Hasil menunjukkan bahwa galur T35.7.3.1.2 dan T38.1.4.4.11 memiliki pertumbuhan yang konsisten dan unggul di lahan tegalan. Pada tahap BC₄F₄, tinggi tanaman berkisar 110,47 – 139,96 cm, jumlah anakan umur 8 MST 8,94 - 10,44, dan umur panen 122 - 127 HSS. Pada BC₄F₅, tinggi tanaman 101,25 – 119,17 cm, jumlah anakan 8,83 – 12,24, dan umur panen 119,67 - 127 HSS. Varietas Ciherang memiliki tinggi 101,97 cm, jumlah anakan 9,78, dan umur panen 117,33 HSS. Produktivitas galur pada BC₄F₄ berkisar antara 5,81 – 9,93 ton ha⁻¹, sedangkan pada BC₄F₅ 3,12 – 5,37 ton ha-1. Varietas Ciherang menghasilkan 3,56 ton ha⁻¹. Galur T35.7.5.13.5, T36.10.3.19.1, dan T38.1.4.4.11 menunjukkan produktivitas yang tinggi dan stabil pada kedua tahap. Analisis korelasi menunjukkan potensi hasil memiliki hubungan sangat signifikan dengan jumlah anakan umur 8 MST (r = 0,93) dan jumlah malai (r = 0,96), yang menjadi indikator utama dalam seleksi galur unggul di lahan tegalan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166431</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 12:06:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 14:50:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>