PENANGANAN KASUS MYIASIS PADA SAPI PERAH (BOS TAURUS) DI UPTD INSEMINASI BUATAN DAN INKUBATOR (IBI) SAREE - ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENANGANAN KASUS MYIASIS PADA SAPI PERAH (BOS TAURUS) DI UPTD INSEMINASI BUATAN DAN INKUBATOR (IBI) SAREE - ACEH BESAR


Pengarang

IRFANNUR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Daniel - 199101282022031002 - Dosen Pembimbing I
Nanda Yulian Syah - 199007272022031007 - Penguji
Teuku Zahrial Helmi - 197607152005011002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2202001010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKH., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.089 6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Miasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infestasi larva lalat pada jaringan tubuh hewan yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan serius, menurunnya produktivitas, dan bahkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Tugas Akhir bertujuan mengetahui penanganan kasus myiasis pada (Bos Taurus) di UPTD Inseminasi Buatan dan Inkubator (IBI) Saree Aceh Besar. Penanganan dilakukan melalui pembersihan luka, pengeluaran larva secara terapi menggunakan anti larva dan suportis. Selain itu, diperhatikan tindakan pencegahan seperti menjaga sanitasi kandang, pemantauan kesehatan ternak secara rutin, dan pengendalian vektor lalat. Hasil penanganan menunjukkan bahwa penanganan yang sistematis mampu mempercepat proses penyembuhan serta mencegah komplikasi lanjutan. Upaya pencegahan secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mengurangi kejadian miasis di lingkungan peternakan sapi perah dari penanganan tersebut dapat di simpulkan bahwa obat obatan yang telah di berikan mampu menyembuhkan luka miasis.
Kata Kunci: Antibiotik, Anti larva, IBI Saree , Myiasis

Myiasis is a disease caused by the infestation of fly larvae in the body tissues of animals, which can lead to severe tissue damage, decreased productivity, and even death if not treated promptly and appropriately. This final project aims to examine the treatment of myiasis cases in dairy cattle (Bos taurus) at the Artificial Insemination and Incubator Unit (UPTD IBI) Saree, Aceh Besar. The treatment involved wound cleaning, manual removal of larvae, and therapeutic administration of anti-larval drugs and supportive medications. Preventive measures were also taken, including maintaining stable sanitation, routine livestock health monitoring, and controlling fly vectors. The results showed that a systematic treatment approach accelerated the healing process and prevented further complications. Continuous preventive efforts are crucial in reducing the incidence of myiasis in dairy farming environments. Based on the treatment outcomes, it can be concluded that the administered medications were effective in healing myiasis wounds. Keywords: Antibiotics, Anti-larvae, IBI Saree, Myiasis

Citation



    SERVICES DESK