<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166381">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN REAKSI OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN (ROTD) PADA PASIEN PENYAKIT RNSTROKE DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI WAHYUNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) merupakan salah satu permasalahan yang &#13;
dapat terjadi pada pasien dengan penyakit stroke. Kejadian ROTD dapat &#13;
mempengaruhi efektivitas pengobatan, meningkatkan risiko komplikasi, serta &#13;
berdampak pada kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
angka kejadian ROTD, mengidentifikasi obat-obatan yang berpotensi menyebabkan &#13;
ROTD, serta menganalisis faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian ROTD &#13;
pada pasien stroke yang menjalani terapi rawat jalan di Poli Saraf RSUD dr. Zainoel &#13;
Abidin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik &#13;
dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 86 pasien dipilih &#13;
menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan selama periode Januari &#13;
hingga Maret 2025 melalui wawancara langsung dan telaah rekam medis, dengan &#13;
menggunakan instrumen MESO, algoritma Naranjo, Hartwig-Siegel, Schumock&#13;
Thornton, serta kuesioner MMAS-8. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, &#13;
dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 86 pasien, &#13;
sebanyak 17 pasien mengalami ROTD. Obat yang paling banyak dikaitkan dengan &#13;
kejadian ROTD adalah amlodipin sebanyak 9 kejadian ROTD. Variabel kepatuhan &#13;
tinggi menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian ROTD &#13;
(p = 0,008). Penelitian ini dapat memberikan informasi penting mengenai obat-obatan &#13;
yang paling sering menyebabkan ROTD pada pasien stroke serta membantu dalam &#13;
pengambilan keputusan terapi yang lebih aman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166381</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 11:27:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 12:04:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>