PERBEDAAN TENSILE STRENGTH AMPAS TEBU YANG DIRENDAM DAN DIKERINGKAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBEDAAN TENSILE STRENGTH AMPAS TEBU YANG DIRENDAM DAN DIKERINGKAN


Pengarang

RINA LISTIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101070028

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Rina Listiana
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul :



Ampas tebu merupakan serat dari sisa penggilingan tebu yang telah mengalami lima kali pemerasan. Ampas tebu bersifat biodegradable, murah dan memiliki modulus yang tinggi. Tensile strength adalah beban maksimum yang masih dapat diterima oleh suatu material dalam satuan megapascal (MPa). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan nilai kekuatan tarik (tensile strength) ampas tebu antara yang direndam dan dikeringkan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM) dengan beban maksimal 500/ Kgf. Jarak antara grips dipertahankan sepanjang 9 mm dengan kecepatan crosshead 20 mm/menit. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tensile strength ampas tebu yang direndam sebesar 0,26 MPa dan nilai tensile strength yang dikeringkan sebesar 0,54 MPa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dengan angka signifikan p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK