<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166251">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI MOLEKULER DAN KARAKTERISASI MORFOLOGI GENUS VITTINA YANG DITEMUKAN DI HILIR KRUENG ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rania Feranita Fachri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Vittina adalah genus dari famili Neritidae yang dapat hidup dalam berbagai tingkat salinitas, mulai dari air tawar, payau, laut, hingga wilayah semi-terestrial. Vittina memiliki keragaman morfologi yang tinggi, baik dari segi bentuk, warna, pola, maupun struktur columella. Tingginya variasi morfologi dalam satu spesies (polimorfisme) menjadikan Vittina penting untuk diteliti, baik dari aspek taksonomi maupun ekologis. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi secara morfologi dan molekuler genus Vittina yang ditemukan di hilir Krueng Aceh dengan menggunakan pendekatan DNA barcode berdasarkan dari referensi sekuens DNA Mitokondria Cytochrome-c Oxidase Sub-unit I (COI). Hasil penelitian ini, secara morfologi ditemukan 4 spesies Vittina yaitu Vittina turrita, Vittina semiconica, Vittina coromandeliana, dan Vittina variegata.  Sedangkan secara molekuler hasil BLAST menunjukkan 3 spesies yang berbeda yaitu Vittina natalensis, Vittina turrita, dan Nerita albicilla. Ketidaksesuaian data morfologi dan data molekuler ini dapat disebabkan oleh terbatasnya referensi sekuens di Genbank NCBI atau kesalahan taksonomi dalam basis data. Semua ini menegaskan pentingnya penggunaan pendekatan integratif antara identifikasi morfologi, molekuler, dan filogenetik dalam memahami keanekaragaman spesies Vittina, serta perlunya pengayaan sekuens DNA spesies lokal dalam database global guna meningkatkan akurasi identifikasi di masa mendatang.&#13;
Kata kunci : Vittina, Neritidae, DNA barcode, morfologi, molekuler.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166251</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 09:26:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 10:37:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>