HUBUNGAN MINDFULNESS DAN RESILIENSI PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN MINDFULNESS DAN RESILIENSI PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI BANDA ACEH


Pengarang

DINDA ISNAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Athika Rani - 199508102024062002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101130078

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Guru merupakan elemen penting dalam dunia pendidikan yang kerap menghadapi berbagai tekanan psikologis, seperti stres kerja, kecemasan, dan kelelahan emosional. Resiliensi menjadi kemampuan penting untuk bertahan dan beradaptasi dalam situasi sulit, sementara mindfulness berperan sebagai faktor yang dapat mendukung penguatan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mindfulness dan resiliensi pada guru Sekolah Menengah di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian sebanyak 300 guru Sekolah Menengah di Banda Aceh yang diperoleh melalui teknik proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) untuk mengukur mindfulness dan Multidimensional Teacher Resilience Scale-Indonesia (MTRS-I) untuk mengukur resiliensi. Hasil
analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mindfulness dan resiliensi (r = 0,238, p < 0,05). Selain itu, hasil uji hipotesis minor menunjukkan bahwa mindfulness berhubungan dengan keempat dimensi resiliensi, yaitu dimensi emosional, sosial, profesional, dan motivasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat mindfulness pada guru, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki. Penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan mindfulness sebagai upaya peningkatan ketahanan psikologis guru dalam menghadapi tantangan profesinya.

Kata kunci: mindfulness, resiliensi, guru, sekolah menengah, Banda Aceh

ABSTRACT Teachers play a crucial role in education and often face various psychological challenges, such as job-related stress, anxiety, and emotional exhaustion. Resilience is essential for maintaining well-being and performance under pressure, while mindfulness is considered a supportive factor in enhancing resilience. This study aims to examine the relationship between mindfulness and resilience among secondary school teachers in Banda Aceh. This research employed a quantitative correlational design with a sample of 300 secondary school teachers in Banda Aceh selected using proportionate stratified random sampling. The instruments used were the Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) to measure mindfulness and the Multidimensional Teacher Resilience Scale-Indonesia (MTRS-I) to assess resilience. Data analysis using Pearson product-moment correlation revealed a positive relationship between mindfulness and resilience (r=0,238, p

Citation



    SERVICES DESK