<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166239">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN MINDFULNESS DAN RESILIENSI PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINDA ISNAINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Guru merupakan elemen penting dalam dunia pendidikan yang kerap menghadapi berbagai tekanan psikologis, seperti stres kerja, kecemasan, dan kelelahan emosional. Resiliensi menjadi kemampuan penting untuk bertahan dan beradaptasi dalam situasi sulit, sementara mindfulness berperan sebagai faktor yang dapat mendukung penguatan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mindfulness dan resiliensi pada guru Sekolah Menengah di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian sebanyak 300 guru Sekolah Menengah di Banda Aceh yang diperoleh melalui teknik proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) untuk mengukur mindfulness dan Multidimensional Teacher Resilience Scale-Indonesia (MTRS-I) untuk mengukur resiliensi. Hasil &#13;
analisis data menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mindfulness dan resiliensi (r = 0,238, p &lt; 0,05). Selain itu, hasil uji hipotesis minor menunjukkan bahwa mindfulness berhubungan dengan keempat dimensi resiliensi, yaitu dimensi emosional, sosial, profesional, dan motivasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat mindfulness pada guru, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki. Penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan mindfulness sebagai upaya peningkatan ketahanan psikologis guru dalam menghadapi tantangan profesinya.&#13;
&#13;
Kata kunci: mindfulness, resiliensi, guru, sekolah menengah, Banda Aceh&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166239</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 09:14:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 10:16:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>