<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166225">
 <titleInfo>
  <title>PENANGANAN PENGUNGSI ROHINGYA YANG MASUK KE WILAYAH ACEH OLEH KEPOLISIAN DAERAH ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Zahran Shabri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam Peraturan Presiden No 125 Tahun 2016 Tentang penanganan pengungsi yang masuk ke Indonesia disebutkan Kepolisian sebagai salah satu instansi kunci dari beberapa instansi dan Lembaga yang menangani para pengungsi yang masuk ke Indonesia. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis peran, fungsi, dan kewenangan Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh) dalam menangani	pengungsi	Rohingya	yang	masuk	ke	wilayah	Aceh,	serta&#13;
mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pengungsi Rohingya yang masuk ke daerah Aceh yang mana banyak ditemukan hambatan- hambatan oleh Polda Aceh sebagai instansi yang berwenang dalam menangani para pengungsi yang masuk ke wilayah Aceh.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa Polda Aceh berperan penting dalam menjaga keamanan, mengamankan lokasi penampungan, dan mencegah konflik sosial. Namun, tantangan utama meliputi kurangnya regulasi khusus, koordinasi antarlembaga yang tidak optimal, perbedaan data, keterbatasan personel dan anggaran, serta resistensi Masyarakat.&#13;
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Polda Aceh mendapati beberapa hambatan dalam melakukan penanganan pengungsi Rohingya bersama dengan instansi lainnya yang juga memiliki wewenang dalam mengurus permasalahan pengungsi. Hambatan utama yang dihadapi oleh Polda Aceh adalah kurangnya regulasi khusus yang mengatur secara rinci terkait pengungsi dan pencari suaka yang masuk ke Indonesia khususnya Aceh. Hambatan lainnya yang ditemukan oleh Polda Aceh adalah keterbatasan personil dan anggaran untuk menangani dan melaksanakan proses pengawasan dan pengamanan para pengungsi.&#13;
Saran terhadap Polda Aceh perlunya peningkatan dalam pemahaman kewenangan sesuai hukum internasional dan nasional, mengingat belum adanya regulasi yang secara khusus mengatur peran aparat dalam situasi pengungsi lintas negara. Selain itu, perlu penguatan fungsi preventif melalui patroli laut, pemantauan wilayah rawan, dan pemetaan potensi konflik sosial, serta pelaksanaan fungsi represif secara hati-hati dan berbasis HAM. Disarankan pula agar Polda Aceh menyusun panduan internal atau SOP khusus penanganan pengungsi lintas negara yang disesuaikan dengan konteks lokal guna memperjelas batas kewenangan dan prosedur agar tidak terjadi tumpang tindih atau pelanggaran wewenang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLICE - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REFUGEES - CITIZENSHIP LAW</topic>
 </subject>
 <classification>342.083</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166225</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 08:22:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-19 15:51:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>