<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16619">
 <titleInfo>
  <title>PENGELOLAAN BENDA SITAAN DAN BARANG RAMPASAN NEGARA DI RUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN NEGARA KLAS 1 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Chalik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
MUHAMMAD CHALIK, &#13;
2015&#13;
PENGELOLAAN BENDA SITAAN DAN &#13;
BARANG RAMPASAN NEGARA  DI &#13;
RUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN &#13;
NEGARA KLAS 1 BANDA ACEH&#13;
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH &#13;
KUALA &#13;
(v, 69) pp., tabl., bibl.,&#13;
TARMIZI, S.H., M.Hum&#13;
Pasal 44  ayat  (1)  Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981  tentang Kitab &#13;
Undang-Undang Hukum Hukum Acara Pidana mengatur mengenai “Benda sitaan &#13;
disimpan dalam  rumah penyimpanan benda sitaan negara”  ayat (2)  Penyimpanan &#13;
benda sitaan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan  tanggung jawab atasnya &#13;
ada pada pejabat yang berwenang sesuai dengan tingkat pemeriksaan dalam &#13;
proses peradilan dan benda tersebut dilarang untuk dipergunakan oleh siapapun &#13;
juga. Namun dalam pelaksanaanya RUPBASAN Klas 1 Banda Aceh masih belum &#13;
dapat menjalankan  fungsi dan peranannya sebagai lembaga penyimpan  benda &#13;
sitaan karena masih ada instansi penegak hukum yang tidak semua menitipkan &#13;
benda sitaan untuk disimpan dan dikelola di RUPBASAN Klas 1 Banda Aceh.&#13;
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk  menjelaskan  faktor-faktor&#13;
yang menyebabkan tidak semua benda sitaan  dititipkan untuk  disimpan dan &#13;
dikelola di Rumah Penyimpanan  Benda Sitaan Klas 1 Banda Aceh dan untuk &#13;
menjelaskan  kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan pengelolaan benda &#13;
sitaan negara dan barang rampasan negara di RUPBASAN Klas 1 Banda Aceh.&#13;
Data dalam penelitian skripsi ini dilakukan  penelitian kepustakaan dan &#13;
penelitian lapangan, penelitian kepustakaan menghasilkan data skunder yaitu &#13;
dengan mempelajari buku, teori, perundang-undangan  serta tulisan ilmiah, &#13;
sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer, dengan &#13;
melakukan wawancara terhadap responden dan informan.&#13;
Hasil penelitian diketahui bahwa faktor yang menyebabkan Polresta Banda &#13;
Aceh tidak  semua  menitipkan benda sitaan  untuk disimpan dan dikelola  di &#13;
RUPBASAN  klas 1 Banda Aceh yaitu    sudah adanya gudang  penyimpanan &#13;
barang  bukti sendiri  dan  untuk memudahkan dalam pemeriksaan  tersangka &#13;
maupun saksi-saksi nantinya.  Faktor yang menyebabkan  Kejaksaan Negeri Banda &#13;
Aceh tidak  semua  menitipkan benda sitaan  untuk disimpan dan dikelola  di &#13;
RUPBASAN Klas 1 Banda Aceh yaitu sudah adanya gudang barang bukti sendiri, &#13;
lokasi RUPBASAN,  anggaran, administrasi yang lama.  Kendala-kendala  dalam &#13;
pengelolaan benda  sitaan dan barang rampasan negara di RUPBASAN  Klas 1 &#13;
Banda Aceh yaitu Kurangnya Sarana-Prasarana serta  anggaran, sumber daya &#13;
manusia pada Personil  masih terbatas, menumpuknya basan dan baran.&#13;
Disarankan kepada Polresta Banda Aceh dan Kejaksaan Negeri Banda &#13;
Aceh agar menitipkan benda sitaan untuk  disimpan dan dikelola oleh&#13;
RUPBASAN Klas 1 Banda Aceh.  Disarankan kepada Kementerian Hukum dan &#13;
HAM agar meningkatkan  serta mengotimalkan  kinerja fungsional RUPBASAN &#13;
sebagai lembaga pengelola benda sitaan dan barang rampasan negara.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-01 12:01:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-01 12:17:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>