<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16613">
 <titleInfo>
  <title>KEWENANGAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN DALAM PELANTIKAN CALON ANGGOTA DPRA YANG TERSANGKUT KASUS HUKUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAT NASRULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
RAHMAT NASRULLAH,&#13;
2015&#13;
KEWENANGAN KOMISI INDEPENDEN&#13;
PEMILIHAN DALAM PELANTIKAN&#13;
CALON ANGGOTA DPRA YANG&#13;
TERSANGKUT KASUS HUKUM&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v,51) pp., bibl.&#13;
(Zahratul Idami, S.H., M.Hum.)&#13;
Sebagai pelaksana Pemilu pada tingkat Provinsi. Komisi Independen&#13;
Pemilihan (KIP) Aceh melaksanakan tugas sesuai program dan jadwal yang telah&#13;
ditetapkan dan juga melaksanakan tugas atau wewenang lain yang dilimpahkan&#13;
oleh KPU, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 9 (1) huruf o Undang-Undang&#13;
Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Namun, permasalahan&#13;
yang timbul ialah, KIP Aceh tidak sepenuhnya melaksanakan isi dari Surat Edaran&#13;
KPU Nomor 1570/KPU/IX/2014 perihal penundaan pelantikan anggota DPRA.&#13;
Berdasarkan isi Surat Edaran KPU pada angka 1, KIP diminta untuk melaporkan&#13;
hasil koordinasi bersama Bawaslu dan Kejati kepada Kemendagri.Tetapi hal itu&#13;
tidak dilakukan oleh KIP Aceh&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini menjelaskan tentang pelaksanaan kewenangan&#13;
Komisi Independen Pemilihan berdasarkan Surat Edaran KPU dalam pelantikan&#13;
calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang tersangkut kasus hukum,&#13;
kemudian menjelaskan mengenai kekuatan hukum dari suatu Surat Edaran.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis&#13;
empiris. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mewawancarai pihak yang&#13;
terkait sebagai subjek penelitian. Kemudian data yang terkumpul disusun dan&#13;
dianalisis dengan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian. Dalam pelaksanaan kewenangannya sesuai&#13;
dengan Surat Edaran KPU, KIP memang telah berkoordinasi dengan Bawaslu dan&#13;
Kejati sebagaimana diperintahkan oleh KPU pada butir 2 dari isi surat tersebut,&#13;
tetapi KIP tidak melaporkan hasil koordinasi kepada Kemendagri sebagaimana&#13;
diperintahkan dalam Surat Edaran pada Butir 1. Dengan alasan KIP tidak&#13;
memiliki cukup waktu untuk melaksanakan isi dari Surat Edaran tersebut,&#13;
sehingga pelaksanaannya tidak maksimal. Surat Edaran merupakan kebijakan&#13;
yang diambil oleh KPU, dikarenakan tidak ada Undang-Undang yang mengatur&#13;
mengenai penundaan pelantikan calon anggota legislatif pemenang pemilu. Dalam&#13;
artian, setiap lembaga negara mempunyai kewenangan diskresi untuk&#13;
memungkinkan lembaga tersebut mengeluarkan Surat Edaran, tetapi Surat Edaran&#13;
tidak memiliki kekutan hukum, karena Surat Edaran bersifat pemberitahuan,&#13;
penjelasan atau petunjuk cara melaksanakan suatu hal yang dianggap penting dan&#13;
mendesak.&#13;
Seharusnya KIP melaksananakan sepenuhnya isi dari Surat Edaran&#13;
tersebut dan memaksimalkan waktu yang tersedia, sebagai upaya untuk&#13;
meningkatkan kepercayaan pada masyarakat. Dan juga agar dibuat suatu&#13;
peraturan mengenai penundaan pelantikan calon anggota legislatif yang&#13;
tersangkut kasus hukum, agar tercipta parlemen suatu yang bersih.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16613</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-01 11:28:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-01 12:16:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>