<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166103">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI STOK KARBON PADA MANGROVE JENIS AVICENNIA MARINA DI GAMPONG PANDE, KOTA BNADA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALVIN FAHREZI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanasan global merupakan permasalahan lingkungan yang dihadapi oleh manusia diseluruh dunia. Hal ini dipicu oleh meningkatnya gas rumah kaca seperti CO2 sebagai dampak aktivitas manusia yang kemudian terakumulasi di atmosfer. Untuk mengurangi dampak dari pemanasan global tersebut maka dilakukan peningkatan peranan hutan mangrove. Mangrove memiliki kemampuan dalam penyerapan karbon melalui proses fotosintesis yang disimpan dalam bentuk karbon organik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis biomassa dan stok karbon total yang disimpan oleh mangrove jenis Avicennia marina pada kategori pohon, anakan, dan semai. Metode yang digunakan adalah purposive sampling untuk menentukan tiga stasiun berbeda berdasarkan tingkat kerapatan vegetasi: jarang, sedang, dan padat. Pengukuran karbon tanah dilakukan menggunakan metode Loss on Ignition (LOI) dan penghitungan bulk density. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa total biomassa pada kategori pohon dari ketiga stasiun sebesar 2060,9 kg, lebih tinggi dibandingkan anakan sebesar 1156 kg, dan semai sebesar 38,08 kg. Stok karbon pada lokasi penelitian paling besar terdapat pada stasiun padat yaitu sebesar 32,79 ton/ha, sedangkan stasiun sedang sebesar 11,2 ton/ha, dan stasiun jarang sebesar 7,91 ton/ha. Stok karbon tanah tertinggi berasal dari stasiun sedang sebesar 15,29 ton/ha, diikuti stasiun padat sebesar 15,18 ton/ha dan stasiun jarang sebesar 9,1 ton/ha. &#13;
&#13;
Kata kunci : Avicennia marina, purposive sampling, biomassa, stok karbon &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166103</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 21:17:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 09:07:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>