<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166037">
 <titleInfo>
  <title>REKRUTMEN TERUMBU KARANG PADA TERUMBU BUATAN (ARTIFICIAL REEF) BERBAHAN BETON DI PULAU TUAN, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmansyah Bana Asyari Manik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terumbu karang adalah ekosistem pesisir yang sangat penting bagi kehidupan biota laut, tetapi juga rentan terhadap kerusakan akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak karang yang dapat tumbuh pada terumbu buatan yang terbuat dari beton di perairan Pulau Tuan, Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pengamatan pada substrat beton berbentuk balok yang telah diletakkan selama 19 bulan. Data dikumpulkan menggunakan metode underwater photo trransect (UPT) dilakukan dengan cara purposive sampling, kemudian dianalisis dengan grafik dan tabel untuk menghitung jumlah, komposisi, densitas, kelimpahan rekrutmen karang, dan Indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 substrat yang diamati, ditemukan 10 koloni rekrutmen karang yang terdiri dari tiga genus, yaitu Pocillopora, Acropora, dan Cypastrea. Genus Pocillopora menjadi yang paling dominan dengan rata-rata kelimpahan 70%, sedangkan Acropora dan Cypastrea masing-masing memiliki kelimpahan 20% dan 10%. Temuan ini menunjukkan bahwa substrat beton efektif sebagai tempat awal bagi rekrutmen karang untuk menempel, terutama untuk genus Pocillopora. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan dan perluasan area pengamatan yang lebih bervariasi, serta keberlanjutan program rehabilitasi untuk mendukung pemulihan ekosistem terumbu karang secara optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORAL REEFS</topic>
 </subject>
 <classification>578.778 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 17:54:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-01 16:19:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>