<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166023">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS ANTIFUNGAL DARI FORMULASI AROMATERAPI MEDICATED OIL TERHADAP ASPERGILLUS FUMIGATUS PENYEBAB PENYAKIT ASPERGILLOSIS</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aspergillosis merupakan suatu kelompok mikosis yang disebabkan oleh infeksi jamur Aspergillus fumigatus yang menjadi patogen utama di udara. Penggunaan minyak esensial dalam aromaterapi diketahui memiliki potensi sebagai agen antifungal dalam penggunaannya sebagai pengharum ruangan yang tidak hanya memberikan efek relaksasi. Salah satu tujuan dilakukan penelitian ini ialah untuk melihat kemampuan formulasi aromaterapi medicated oil terhadap Aspergillus fumigatus sebagai penyebab penyakit Aspergillosis, dengan melihat zona hambat yang terbentuk. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan metode semi kualitatif dengan tiga kali pengulangan dan dengan menggunakan metode difusi cakram. Data hasil pengujian antifungal dianalisa secara deskriptif dengan menggolongkan hasil data ke dalam suatu kategori. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk gambar dan tabel yang menunjukkan bahwa seluruh formulasi aromaterapi medicated oil mempunyai aktivitas antifungal terhadap jamur Aspergillus fumigatus dengan terbentuknya diameter zona hambat dan termasuk dalam kategori kuat. F1 merupakan formulasi yang paling besar menghasilkan luas zona hambat pada penelitian ini dengan luas zona hambat sebesar 12,10 mm.&#13;
Kata kunci: antifungal, Aspergillus fumigatus, aspergillosis, medicated oil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166023</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 17:33:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 23:51:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>