<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166019">
 <titleInfo>
  <title>RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCOLANICUM L.) DI DATARAN TINGGI GAYO LUES AKIBAT VARIETAS DAN JARAK TANAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Haekal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang digunakan sebagai bumbu masakan, sayuran, produk olahan, dan obat tradisional. Kebutuhan bawang merah meningkat setiap tahunnya namun belum di ikuti dengan bertambahnya jumlah produksi. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti iklim, varietas serta teknik budidaya yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan jarak tanam, serta interaksi diantara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di dataran tinggi Gayo Lues. Penelitian ini dilaksanakan di desa Agusen Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues dan Laboratorium Dasar Kampus USK PSDKU Gayo Lues, dari bulan Juli sampai dengan September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan ulangan 3 sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Faktor yang diteliti adalah varietas dan jarak tanam. Faktor varietas terdiri dari 3 taraf yaitu varietas Biru Lancor, Bima Brebes dan SS Sakato. Faktor jarak tanam terdiri dari 3 taraf yaitu 20 cm x 10 cm, 20 cm x 15 cm dan 20 cm x 20 cm. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), jumlah umbi per perumpun, bobot berangkasan basah per perumpun, bobot umbi basah per perumpun, bobot umbi kering per perumpun, diameter umbi, bobot umbi per plot netto dan potensi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun. Pertumbuhan dan hasil bawang merah terbaik dijumpai pada varietas Bima Brebes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jarak tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 30 HST, jumlah umbi per rumpun dan diameter umbi. Pertumbuhan dan hasil bawang merah terbaik dijumpai pada jarak tanam 20 cm x 20 cm. Tidak terdapat intraksi yang nyata anatara varietas bawang merah dengan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah&#13;
Kata Kunci: bawang merah, dataran tinggi, jarak tanam, hasil, pertumbuhan dan varietas.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MORPHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHALLOTS - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>635.26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166019</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 17:25:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 15:40:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>