<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166017">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS LARVASIDA (AEDES AEGYPTI) DARI EKSTRAK METANOL DAUN KATANG-KATANG RN(IPOMEA PES-CAPRAE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasriati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun katang-katang (Ipomoea pes-caprae) adalah bagian dari tanaman merambat yang tumbuh di wilayah pesisir, terutama di atas pasir pantai. Tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu yang hanya mekar di pagi hari, dan daunnya berbentuk seperti telapak kaki kuda. Secara ilmiah, tanaman ini termasuk dalam famili Convolvulaceae, genus Ipomoea. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dan uji aktivitas larvasida ekstrak metanol daun katang-katang Ipomea pes-caprae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 di Laboratorium Kimia Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Daun katang-katang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder, sementara uji aktivitas larvasida dilakukan dengan menggunakan larva Aedes aegypti instar III dengan perbandingan konsentrasi 1000 ppm, 500 ppm, 250 ppm, 125 ppm 50 ppm, dan 25 ppm. Pengamatan dilakukan selama 24 jam dan data dianalisis menggunakan metode probit untuk memperoleh nilai LC₅₀. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung lima jenis metabolit sekunder, yaitu alkaloid, flavonoid, triterpenoid, saponin, dan tanin. Hasil uji larvasida menunjukkan bahwa tingkat kematian larva meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak. Berdasarkan analisis regresi linier dan perhitungan probit, diperoleh nilai LC₅₀ sebesar 571,412 ppm yang termasuk dalam kategori toksik. &#13;
Kata kunci: Katang-katang Ipomea pes-caprae, metabolit sekunder, larvasida, Aedes aegypti, LC50.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 17:24:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 23:47:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>