PENILAIAN KESEHATAN POHON PADA KAWASAN HUTAN MANGROVE PULAU TELAGA TUJUH KAMPUNG PUSONG KECAMATAN LANGSA BARAT DENGAN METODE FOREST HEALTH MONITORING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENILAIAN KESEHATAN POHON PADA KAWASAN HUTAN MANGROVE PULAU TELAGA TUJUH KAMPUNG PUSONG KECAMATAN LANGSA BARAT DENGAN METODE FOREST HEALTH MONITORING


Pengarang

Siti Nurhaliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ashabul Anhar - 196606291990031002 - Dosen Pembimbing I
Ichwana - 197301031998022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105110010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Kehutanan (S1) / PDDIKTI : 54251

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis penting bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesehatan pohon dan mengidentifikasi jenis serta jumlah pohon pada kawasan hutan mangrove Pulau Telaga Tujuh, Kampung Pusong, Kecamatan Langsa Barat, Provinsi Aceh. Lokasi ini dipilih karena kondisinya yang masih alami dan minim gangguan aktivitas manusia.
Metode yang digunakan adalah Forest Health Monitoring (FHM), dengan pengumpulan data primer berupa kondisi kerusakan pohon (lokasi kerusakan, tipe kerusakan, nilai ambang keparahan) dan kondisi tajuk (rasio tajuk hidup, kerapatan tajuk, transparansi tajuk, diameter tajuk, serta dieback). Penelitian dilakukan menggunakan 15 petak plot seluas 400 m² masing-masing, yang ditentukan dengan intensitas sampling 0,02% dari luas area penelitian 30 hektar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies pohon yang ditemukan di kawasan tersebut hanya terdiri dari dua jenis mangrove, yaitu Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata. Jenis kerusakan yang paling dominan adalah perubahan warna daun. Nilai rata-rata Visual Crown Rating (VCR) pada kawasan ini tergolong baik, dan nilai akhir kesehatan pohon secara keseluruhan menunjukkan kondisi sehat.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat beberapa kerusakan fisik pada pohon mangrove, secara umum kondisi kesehatan pohon di kawasan hutan mangrove Pulau Telaga Tujuh termasuk dalam kategori sehat, yang mencerminkan kestabilan ekologis kawasan tersebut.

Mangrove forests are coastal ecosystems that serve important ecological and economic functions for the environment and surrounding communities. This study aimed to assess tree health and identify the types and number of trees in the mangrove forest area of Telaga Tujuh Island, Pusong Village, West Langsa District, Aceh Province. This location was chosen due to its pristine condition and minimal human disturbance. The method used was Forest Health Monitoring (FHM), collecting primary data on tree damage (damage location, damage type, severity threshold) and canopy condition (living canopy ratio, canopy density, canopy transparency, canopy diameter, and dieback). The study was conducted using 15 plots, each measuring 400 m², with a sampling intensity of 0.02% of the 30-hectare study area. The results showed that only two tree species were found in the area: Rhizophora mucronata and Rhizophora apiculata. The most predominant type of damage was leaf discoloration. The average Visual Crown Rating (VCR) in this area is considered good, and the overall tree health score indicates a healthy condition. The conclusion of this study is that, despite some physical damage to the mangrove trees, the overall health of the trees in the mangrove forest area of Telaga Tujuh Island is considered healthy, reflecting the ecological stability of the area.

Citation



    SERVICES DESK