<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165979">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU PERMUKAAN LAUT TERHADAP CURAH HUJAN PENYEBAB BANJIR DI PANTAI BARAT ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfi Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu permukaan laut (SPL) terhadap curah hujan yang dapat memicu bencana banjir di wilayah Pantai Barat Aceh. Kawasan ini dikenal memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir akibat faktor geografis dan dinamika cuaca musiman. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup suhu permukaan laut dari Copernicus Marine Service dan curah hujan dari Climate Explorer dengan periode pengamatan dari tahun 2010 hingga 2023. Prosedur penelitian diawali dengan pengunduhan data suhu laut dalam format NetCDF, yang kemudian diolah menggunakan bahasa pemrograman Python melalui script SPL.py. Script tersebut memproses data suhu bulanan, menghitung rata-rata suhu permukaan laut setiap bulan, dan menghasilkan peta distribusi spasial menggunakan pustaka matplotlib dan cartopy. Setiap hasil visualisasi disimpan dalam format PNG untuk dianalisis lebih lanjut. Selanjutnya, data curah hujan diproses dengan metode serupa, dan analisis hubungan antara SPL dan curah hujan dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan laut tertinggi terjadi pada bulan Mei, sementara curah hujan tertinggi tercatat pada bulan November dan Desember. Korelasi antara SPL dan curah hujan menunjukkan hubungan negatif dengan koefisien korelasi sebesar -0,35 dan R² sebesar 0,12, yang mengindikasikan bahwa hubungan keduanya bersifat lemah. Meskipun demikian, pola musiman ini berperan dalam meningkatkan risiko banjir, terutama pada akhir tahun. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika laut-atmosfer dan dapat mendukung upaya mitigasi bencana banjir di wilayah pesisir Aceh.&#13;
Kata kunci: Suhu permukaan laut, curah hujan, banjir, pantai Barat Aceh, visualisasi spasial&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165979</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 16:25:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 21:25:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>