UJI ADAPTASI BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI ADAPTASI BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG


Pengarang

Nur Kamalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005101050020

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.86

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


NurKamalia.UjiAdaptasiBeberapaKlonUbiJalar(Ipomoea batatas L.)di dataranrendahakibatPerlakuanPupukKandangdi bawah bimbinganEllyKesumawatiselaku pembimbing utama dan Mardhiah Hayatiselaku pembimbing anggota.
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiadaptasibeberapaklonubijalar di dataran rendahdanpemberianpupukkandangterbaikterhadappertumbuhandanhasiltanamanubijalarsertainteraksidiantarakeduafaktortersebut.Penelitianinidilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda AcehProvinsi Aceh, mulai daribulan MaretsampaidenganSeptember2014.
PenelitianinimenggunakanRancangan Acak Kelompok pola faktorial (2 x8) menggunakan RancanganAcakTerpisahdengantigaulangan, petakutamaadalahperlakuanpupukkandang 2 faktor, yaitutanpapemberianpupukkandangdanpemberianpupukkandang (20 ton/ha), dananakpetakadalahjenisklon ubi jalar 8 faktoryaitu, klonCIP-LSQ, CIP-1945, CIP-MAN,CIP-153, CIP-CER, CIP-BDG, umbikrem,danumbiorange.
Peubah yang diamati meliputi persentasetumbuh (21 HST), vigoritastumbuh (42 HST), bobotberangkasanbasah per tanaman, bobotberangkasankering per tanaman, bobotumbibasah per tanaman, bobotumbikeringangin per tanaman, bobotumbibesar per hektar, bobotumbikecil per hektar, bobotberangkasanbasah per hektar, bobotumbi total per hektar, evaluasiumumumbi, warnakulitdandagingumbi, danpersentaseberatkeringumbi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon ubi jalar berpengaruh sangat nyata terhadap persentase tumbuh, vigoritas tumbuh, bobot berangkasan basah per tanaman, bobot berangkasan kering per tanaman, bobot umbi basah per tanaman, bobot umbi kering angin pertanaman, bobot umbi besar per hektar, bobot umbi kecil per hektar,bobot berangkasan basah per hektar, bobot umbi total per hektar, danevaluasiumumumbi.Pertumbuhan tanaman ubi jalar terbaik dijumpai pada klon CIP-153, sedangkanhasil tanaman ubi jalar terbaik dijumpai pada klon CIP-LSQ.
Perlakuan pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap bobot berangkasan basah pertanaman, berpengaruh nyata terhadap bobot umbi basah per tanaman, bobot umbi besar per hektar, bobot berangkasan basah per hektar, bobot umbi total per hektar, dan berpengaruh tidak nyata terhadap persentase tumbuh, vigoritas tumbuh, bobot berangkasan kering per tanaman, bobotumbi kering angin per tanaman, bobot umbi kecil per hektar, danevaluasiumumumbi. Pertumbuhan dan hasil terbaik terdapat pada perlakuan tanpa pemberian pupuk kandang.
Terdapat interaksi yang sangat nyata antara klon ubi jalardengan pupuk kandang terhadap persentase tumbuh, vigoritas tumbuh, bobot umbi besar per hektar. Terdapat interaksi yang nyata terhadap bobot umbi basah per tanaman, bobot umbi kering angin per tanaman, bobot berangkasanbasah per hektar, bobot umbi total per hektar, dan interaksi tidak nyata terhadap parameter lainnya.Pertumbuhan dan hasil terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan klon CIP-LSQ dengantanpapemberian pupuk kandang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK