ANALISIS PRODUKSI PADA INDUSTRI TEMPE DI KOTAMADYA PALEMBANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PRODUKSI PADA INDUSTRI TEMPE DI KOTAMADYA PALEMBANG


Pengarang

Suhel - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

96120025

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 1998

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul Analisis Produksi Pada Industri Tempe di Kotamadya Palembang. Tujuannya adalah ingin mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja terhadap produksi tempe di Kotamadya Palembang. Ingin mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja pada industri tempe di Kotamadya Palembang. Ingin engetahui substitusi faktor produksi tenaga kerja terhadap modal pada industri tempe di Kotamadya Palembang.
Metode pengambilan data dengan cara survai dan wawancara langsung kepada para produsen tempe. Sampel diambil sebanyak 60 (30%) produsen dari populasi sebanyak 200 produsen. Pengambilan dengan cara proporsional sampling. Metode analisis menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas.
Sebagai hasil temuannya adalah bahwa modal dan tenaga kerja berpengaruh
positif terhadap produksi tempe di Kotamadya Palembang. Hal ini dapat dilihat dalam model persamaan regresi produksi tempe sebagai berikut: LnQ = - 6,4855 + 0,92512LnK + 0,10737LnL. Produksi pada tahap skala hasil batik yang menurun (decreasing return to scale) dengan MPP tenaga kerja = 2,84 lebih kecil dari APP tenaga kerja = 26,42. Tidak terdapat substitusi dari faktor produksi tenaga kerja ke modal, yaitu nilai o = 1
Perlunya pemerintah meninjau kembali mengenai harga kedelai, dan pembinaan yang mengarah kepada peningkatan produktivitas tenaga kerja. Bagi produsen perlu menetapkan upah dan jam kerja dalam menjalankan usahanya. Bagi penelitian lanjutan dapat diteliti lebih jauh apa saja yang tidak tercakup dalam penelitian ini, sehingga dapat memberikan sumbangan kepada para pengambil kebijakan dalam rangka pengembangan industri tempe di Kotamadya Palembang di masa yang akan datang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK