KAJIAN STATUS CEMARAN PADA KAWASAN BUDIDAYA IKAN SISTEM SILVOFISHERY DI LAMNO, KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN STATUS CEMARAN PADA KAWASAN BUDIDAYA IKAN SISTEM SILVOFISHERY DI LAMNO, KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

UMAR HIDAYATULLAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Adrian Damora - 198711012018031001 - Dosen Pembimbing I
Nurfadillah - 198409072019032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kegiatan budidaya sering kali memberikan dampak terhadap ekosistem di perairan disekitarnya dengan mengelola hasil limbah yang dihasilkan sebelum dilepas ke laut lepas. Oleh karena itu perlu adanya pengamatan dan pengelolaan hasil limbah kegiatan budidaya untuk mengurangi adanya pencemaran disekitar lokasi budidaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis status cemaran perairan kawasan budidaya ikan di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya bedasarkan indeks Nygaard, indeks saprobik, dan indeks pencemaran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024, di dua lokasi tambak budidaya di Lamno, Aceh Jaya dan Laboratorium Biologi Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sampel diambil dari 5 titik sampling di sekitar lokasi tambak budidaya. Pengambilan sampel ditentukan secara purposive sampling. Analisis indeks Nygaard mendapat nilai (2-3,71) dengan status mesotrofik sampai eutrofik, indeks saprobik mendapat hasil (2,08-2,66) dengan status β-mesosaprobik hingga α-mesosaprobik, untuk indeks pencemaran dengan nilai (0,65-0,78) dengan kategori tidak tercemar. Berdasarkan hasil tersebut kondisi kegiatan budidaya perlu adanya pengeloaan limbah sebelum dibuang ke wilayah sekitar.
Kata kunci: Budidaya, Indeks Nygaard, Indeks Saprobik, Indeks Pencemaran, ekosistem.

Aquaculture activities often impact the surrounding aquatic ecosystems, especially when waste is not properly managed before being discharged into the open sea. Therefore, monitoring and management of aquaculture waste are essential to minimize environmental pollution around cultivation sites. This study aims to analyze the pollution status of aquaculture waters in Lamno, Aceh Jaya Regency, based on the Nygaard Index, Saprobic Index, and Pollution Index. The research was conducted in December 2024 at two aquaculture pond sites in Lamno, Aceh Jaya, and at the Marine Biology Laboratory, Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University. A descriptive method was used with purposive sampling at five observation stations. The analysis results showed that the Nygaard Index ranged from 2 to 3.71, indicating mesotrophic to eutrophic conditions. The Saprobic Index ranged from 2.08 to 2.66, corresponding to β-mesosaprobic to α-mesosaprobic conditions. The Pollution Index values ranged from 0.65 to 0.78, categorized as unpolluted. Based on these findings, aquaculture operations in the area require improved waste management before releasing waste into the surrounding environment. Keywords: Aquaculture, Nygaard Index, Saprobic Index, Pollution Index, ecosystems.

Citation



    SERVICES DESK