HUBUNGAN KAUSALITAS PERTUMBUHAN EKONOMIDAN PENGELUARAN PEMERINTAH DI ASEAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KAUSALITAS PERTUMBUHAN EKONOMIDAN PENGELUARAN PEMERINTAH DI ASEAN


Pengarang

FARHAN RIZQULLAH AZHARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Putri Bintusy Syathi - 197602202003122001 - Dosen Pembimbing I
Miksalmina - 197608052005012001 - Dosen Pembimbing II
Nur Aidar - 197502182006042001 - Penguji
Anita Faizia - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1801101010112

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Hubungan Kausalitas Antara Pertumbuhan Ekonomi dan Pengeluaran pemerintah di ASEAN
Nama : Farhan Rizqullah Azhari
NIM : 1801101010112
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/ Ekonomi Pembangunan
Dosen Pembimbing 1 : Dr. Putri Bintusy Syathi, SE, MA
Dosen Pembimbing 2 : Miksalmina, S.E., M.A., Ph.D
Konsentrasi : Ekonomi Publik

Pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah merupakan isu sentral dalam kajian ekonomi makro suatu negara, yang umumnya dianalisis melalui dua pendekatan utama, yakni pandangan Keynesian dan Wagner. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kausalitas antara pertumbuhan ekonomi (PE) dan pengeluaran pemerintah (PP) di negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand selama periode 1974–2023. Analisis dilakukan menggunakan uji kausalitas Granger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya di Singapura terdapat hubungan kausal satu arah dari pertumbuhan ekonomi ke pengeluaran pemerintah. Artinya, meningkatnya pertumbuhan ekonomi mendorong peningkatan belanja publik. Temuan ini mendukung keberlakuan hukum Wagner di Singapura, di mana aktivitas ekonomi yang tumbuh akan diikuti oleh meningkatnya intervensi fiskal pemerintah dalam bentuk penyediaan layanan publik. Sebaliknya, pada Indonesia, Malaysia, dan Thailand, tidak ditemukan hubungan kausalitas yang signifikan, baik satu arah maupun dua arah. Hal ini menunjukkan bahwa baik pandangan Keynes maupun Wagner tidak terbukti secara empiris di ketiga negara tersebut dalam periode pengamatan. Di negara-negara tersebut, pertumbuhan ekonomi belum secara langsung mendorong peningkatan pengeluaran pemerintah, dan sebaliknya, pengeluaran pemerintah juga belum terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, dalam konteks kebijakan, Singapura perlu terus menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya agar dapat memperluas penyediaan fasilitas publik. Sementara itu, Indonesia, Malaysia, dan Thailand perlu mengevaluasi efektivitas belanja publik agar lebih mampu mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pengeluaran Pemerintah, Kausalitas Granger

ABSTRACT Title : The Causal Relationship Between Economic Growth and Government Expenditure in ASEAN Name : Farhan Rizqullah Azhari NIM : 1801101010112 Faculty/ Department : Economics and Business / Development Economics Supervising Lecturer 1 : Dr. Putri Bintusy Syathi, SE, MA Supervising Lecturer 2 : Miksalmina, S.E., M.A., Ph.D Concentration : Public Economics Economic growth and government spending are central issues in a country's macroeconomic analysis, which is generally analysed through two main approaches, namely the Keynesian and Wagnerian perspectives. This study aims to examine the causal relationship between economic growth (EG) and government spending (GS) in ASEAN countries, particularly Indonesia, Malaysia, Singapore, and Thailand, during the period 1974–2023. The analysis was conducted using the Granger causality test. The results indicate that only in Singapore is there a one-way causal relationship from economic growth to government spending. This means that increased economic growth drives an increase in public spending. This finding supports the applicability of Wagner's law in Singapore, where growing economic activity is followed by increased government fiscal intervention in the form of public service provision. Conversely, in Indonesia, Malaysia, and Thailand, no significant causal relationship was found, either one-way or two-way. This indicates that neither the Keynesian nor Wagnerian views have been empirically proven in these three countries during the observation period. In these countries, economic growth has not directly driven an increase in government spending, and conversely, government spending has not been proven to drive economic growth. Therefore, in terms of policy, Singapore needs to continue to maintain and enhance its economic growth in order to expand the provision of public facilities. Meanwhile, Indonesia, Malaysia, and Thailand need to evaluate the effectiveness of public spending to better drive economic growth in the future. Keywords: Economic Growth, Government Spending, Granger Causality

Citation



    SERVICES DESK