PERAN DINAS SOSIAL ACEH DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL MELALUI PENINGKATAN KUALITAS DATA DAN PROGRAM UNGGULAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN DINAS SOSIAL ACEH DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL MELALUI PENINGKATAN KUALITAS DATA DAN PROGRAM UNGGULAN


Pengarang

Vira Fitriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nofriadi - 198911032024211001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110104010072

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Dinas Sosial ialah lembaga yang bertanggung jawab dalam penyaluran bantuan sosial. Namun program bantuan sosial seringkali menemukan kekeliruan saat memastikan siapa yang layak menjadi penerima bantuan seperti permasalahan ketidakakuratan data penerima bantuan, salah satunya di provinsi Aceh. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kualitas data dan program unggulan oleh lembaga/instansi terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dinas Sosial Aceh dalam penyaluran bantuan sosial melalui peningkatan kualitas data dan program unggulan. Penelitian ini menggunakan teori peran oleh Biddle dan Thomas, yang meliputi harapan, norma, wujud perilaku, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penentuan informan ialah purposive sampling dengan jumlah informan 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Sosial Aceh dalam penyaluran bantuan sosial belum sepenuhnya berjalan optimal, ditinjau dari kelima indikator teori peran menurut Biddle dan Thomas. Hal ini ditandai dengan harapan, norma dan penilaian yang belum berjalan optimal, sedangkan wujud perilaku telah berjalan baik. Selain itu, dalam merealisasikan program-program tersebut ada beberapa faktor penghambat yang dihadapi oleh Dinas Sosial Aceh, seperti data yang tidak valid, sdm di lapangan yang kurang baik, ketersediaan anggaran dan kondisi geografis. Untuk itu, diharapkan kepada Dinas Sosial Aceh untuk lebih meningkatkan kualitas data dengan melakukan verifikasi dan validasi data secara berkala, menguatkan kerjasama antar lembaga lain dalam pengelolaan data seperti BPS, pelatihan dan pengembangan SDM di lapangan untuk meningkatkan kemamapuan dan pengetahuan serta mengoptimalkan anggaran agar lebih efektif dan efisien.
Kata Kunci: Dinas Sosial, Bantuan Sosial, Program Unggulan, Aceh

ABSTRACK The Social Service is an institution responsible for distributing social assistance. However, social assistance programs often find errors when determining who is eligible to receive assistance, such as problems with inaccurate data on recipients of assistance, one of which is in the province of Aceh. Therefore, it is necessary to improve the quality of data and superior programs by related institutions/agencies to overcome these problems. This study aims to determine the role of the Aceh Social Service in distributing social assistance by improving the quality of data and superior programs. This study uses the role theory by Biddle and Thomas, which includes expectations, norms, forms of behavior and assessments. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach, namely in analyzing data using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. The informant determination technique is purposive sampling with 8 informants. The results of the study indicate that the role of the Aceh Social Service in distributing social assistance has not been fully optimal, reviewed from the five indicators of role theory according to Biddle and Thomas. This is marked by expectations, norms and assessments that have not been running optimally, while the form of behavior have been running well. In addition, in realizing these programs there are several inhibiting factors faced by the Aceh Social Service, such as invalid data, poor human resources in the field, budget availability and geographical conditions. For this reason, it is expected that the Aceh Social Service will further improve data quality by conducting periodic data verification and validation, strengthening cooperation between other institutions in data management such as BPS, training and development of human resources in the field to improve skills and knowledge and optimizing the budget to be more effective and efficient. Keywords: Social Service, Social Assistance, Leading Programs, Aceh

Citation



    SERVICES DESK