<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165851">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI ARSITEKTUR INCEPTIONV3 DAN METODE CONTENT-BASED FILTERING UNTUK SISTEM REKOMENDASI BAHAN SKINCARE BERDASARKAN TIPE KULIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wilda Fahera</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit wajah merupakan bagian tubuh yang sangat penting untuk dirawat karena&#13;
 berperan dalam perlindungan, identitas, dan estetika individu. Setiap tipe kulit seperti&#13;
 acne, oily, dry, normal, dan redness memiliki karakteristik yang berbeda dan&#13;
 memerlukan perawatan yang disesuaikan, terutama dalam pemilihan bahan aktif pada&#13;
 produk skincare. Kesalahan dalam pemilihan bahan dapat memperburuk kondisi kulit,&#13;
 seperti menyebabkan iritasi atau jerawat. Oleh karena itu, pemilihan bahan skincare&#13;
 yang tepat berdasarkan tipe kulit menjadi kebutuhan yang krusial. Penelitian ini&#13;
 bertujuan untuk mengimplementasikan sistem klasifikasi jenis kulit berbasis citra wajah&#13;
 serta menerapkan metode content-based filtering (CBF) untuk merekomendasikan&#13;
 bahan aktif yang sesuai. Model klasifikasi dibangun menggunakan arsitektur&#13;
 Convolutional Neural Network InceptionV3 dengan skema pelatihan dua tahap, yaitu&#13;
 initial training dan fine-tuning, yang menghasilkan akurasi validasi sebesar 90,78%.&#13;
 Proses pelatihan melibatkan penyesuaian hyperparameter untuk mendapatkan&#13;
 konfigurasi terbaik, yakni 35 epoch, batch size sebesar 64, dan learning rate bertahap&#13;
 1×10−3 dan 1×10−4. Selain klasifikasi, metode CBF digunakan untuk mengekstraksi&#13;
 bahan aktif paling relevan dari dataset skincare berdasarkan hasil klasifikasi jenis kulit.&#13;
 Proses ini dilakukan dengan menghitung frekuensi kemunculan bahan dalam produk&#13;
 yang sesuai dengan kategori kulit tertentu. Sistem kemudian diintegrasikan ke dalam&#13;
 website berbasis Flask dengan antarmuka yang dirancang menggunakan TailwindCSS.&#13;
 Website ini mampu menerima citra wajah sebagai masukan, melakukan identifikasi&#13;
 jenis kulit, dan menampilkan daftar bahan aktif secara informatif dan terstruktur.&#13;
 Dengan demikian, sistem ini dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses&#13;
 pemilihan bahan perawatan kulit yang sesuai karakteristik wajah.&#13;
 Kata Kunci: klasifikasi kulit, InceptionV3, content-based filtering, skincare, bahan&#13;
 aktif</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165851</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:09:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:36:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>