Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP BUDAYA PENGOBATAN TRADISIONAL MEURAAJAH (STUDI FENOMENOLOGI DI KAMPUNG LUKUP SABUN)
Pengarang
ASMIRA SIMAHARA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Fadlan Barakah - 199008092022031003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2110101010048
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Di tengah zaman modern ini masyarakat di Aceh Tengah masih mengikuti tradisi
merajah. Metode penyembuhan penyakit secara tradisional digunakan oleh
masyarakat Kampung Lukup Sabun pada umumnya dilakukan dengan menggunaan
mantra. Mantra yang dibaca perpaduan antara bahasa Gayo dan bahasa Arab.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat Kampung Lukup
Sabun, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah terhadap pengobatan
tradisional meurajah di tengah perkembangan teknologi kesehatan modern.Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi Alfred Schutz. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi terhadap masyarakat yang menjalani maupun
menyaksikan praktik meurajah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik
pengobatan tradisional meurajah masih sangat dipercayai dan dilestarikan
masyarakat Lukup Sabun. Kepercayaan ini terbentuk melalui pengalaman pribadi,
pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun, serta interaksi sosial di
lingkungan sekitar. Masyarakat memaknai meurajah bukan sekadar praktik
penyembuhan, tetapi sebagai warisan budaya dan bentuk ikhtiar spiritual yang
menyatu dengan nilai-nilai religius.Walaupun layanan medis modern tersedia,
masyarakat tetap memilih meurajah untuk mengatasi penyakit yang dianggap tidak
dapat dijelaskan secara medis, seperti gangguan makhluk halus. Proses meurajah
dilakukan oleh guru kampung melalui pembacaan doa, mantra, dan penggunaan
tanaman herbal lokal, tanpa adanya tarif resmi.
Kata kunci: pengobatan tradisional, meurajah, kepercayaan masyarakat.
ABSTRACK In this modern era, communities in Central Aceh continue to follow the tradition of meurajah. This traditional healing method, commonly practiced by the people of Lukup Sabun Village, typically involves the use of mantras that combine the Gayo and Arabic languages. This study aims to explore the perceptions of the Lukup Sabun community, Kute Panang Subdistrict, Central Aceh Regency, toward meurajah as a form of traditional medicine in the midst of advancements in modern health technologies. The research employs a qualitative method using Alfred Schutz's phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving individuals who have undergone or observed meurajah practices. The findings show that meurajah is still highly trusted and preserved among the people of Lukup Sabun. This belief is shaped by personal experiences, intergenerational knowledge, and social interactions within the community. The villagers regard meurajah not merely as a healing technique, but as a cultural heritage and a spiritual effort deeply rooted in religious values. Despite the availability of modern medical services, many still choose meurajah, particularly for illnesses believed to be caused by supernatural forces and considered beyond the reach of medical science. The meurajah process is carried out by a village healer (guru kampung) through the recitation of prayers, mantras, and the use of local herbal remedies without any formal fees. Keywords: traditional medicine, meurajah, community belief.
TRADISI MERAJAH DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PENGOBATAN TRADISIONAL UMMI MARYANA DI GAMPONG BAROH KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR) (RIKA ZUHRA, 2025)
ANALISA SOSIOLOGIS TERHADAP MASYARAKAT YANG MELAKUKAN PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL DUKUN (GURU KAMPUNG) DI KECAMATAN KETOL, KABUPATEN ACEH TENGAH (Setiawati, 2020)
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PENGOBAT TRADISIONAL DENGAN PASIEN DI KABUPATEN ACEH SINGKIL (Aisyah Kumala, 2026)
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN FOLK CARE DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Desliza Musrita, 2019)
STUDI FENOMENOLOGI FAKTOR BUDAYA DALAM PERAWATAN IBU NIFAS DI KECAMATAN TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA (Inong Sri Rahayu, 2017)