<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165831">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN AVICENNIA MARINA TERHADAP PENETASAN TELUR IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA FUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan budidaya ikan kakap putih sering mengalami kendala salah satunya yaitu  rendahnya nilai persentase penetasan telur ikan kakap putih (Lates calcarifer) akibat serangan jamur. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan dengan menggunakan bahan alami untuk mencegah jamur pada telur yaitu dengan menggunakan ekstrak daun Avicennia marina.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun Avicennia marina terhadap daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih (Lates calcarifer). Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Februari sampai 12 Februari 2025, di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP), Ujung Batee, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Konsentrasi ekstrak daun Avicennia marina yang digunakan meliputi perlakuan A adalah 0 ppm (kontrol), perlakuan B 10 ppm, perlakuan C 20 ppm, perlakuan D 30 ppm, perlakuan E 40 ppm  dan perlakuan F 50 ppm. Parameter yang diamati yaitu pengamatan embriogenensis, penetasan telur, abnormalitas, kelangsungan hidup dan kualitas air. Tahapan perkembangan embrio yang diamati meliputi fase morula, blastula, gastrula, organogenesis hingga menjadi larva. Hasil penelitian ini menunjukkan daya tetas telur berkisar antara 34,75-88,25%, tingkat kelangsungan hidup berkisar antara 28,50-82,25%. Berdasarkan uji ANOVA yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak daun Avicennia marina berpengaruh nyata (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SNAPPERS (FISHES)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>597.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165831</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:01:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 10:16:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>