<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165819">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI JENIS ASAM TERHADAP RENDEMENRNGELATIN YANG DIHASILKAN DARI RNKULIT IKAN LEUBIM (CANTIDERMIS MACULATA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYAHIRA NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah salah satu jenis ikan laut yang memiliki kulit tebal dan keras yaitu Leubim. Hal ini mengakibatkan kulit ikan Leubim hanya dijadikan sebagai limbah, disisi lain sebenarnya kulit tersebut dapat dimanfaatkan menjadi gelatin. Proses pembuatan gelatin yang berasal dari kulit ikan biasanya bergantung pada konsentrasi dan jenis asam yang dapat mempengaruhi hasil rendemen dan kualitas gelatin yang dihasilkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis larutan rendemen terbaik yang diekstrak dari kulit ikan Leubim (Cantidermis maculata) dengan menggunakan jenis asam yang berbeda (asam klorida dan asam asetat). Kulit ikan di rendam dalam masing-masing pelarut selama 24 jam dan diekstraksi pada suhu 60oC. Gelatin yang diperoleh dianalisis proksimat dan viskositas serta karakterisasi menggunakan FTIR dan SEM. Hasil dari rendemen menunjukkan nilai tertinggi diperoleh dari perlakuan HCl sebesar 3,6%, sedangkan asetat sebesar 2,8%. Uji proksimat gelatin dari asam asetat menunjukkan kadar air 12,2%, protein 85,3%, lemak 0,5%, abu 2,0%, dan viskositas 116 mPas, sementara dari HCl menunjukkan kadar air 14,6%, protein 83,2%, lemak 0,7%, abu 1,5%, dan viskositas 114 mPas. Analisis t-Test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada analisis proksimat dan viskositas.&#13;
&#13;
Kata kunci: leubim, gelatin, asetat, HCl, rendemen &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 14:56:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:31:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>