<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165815">
 <titleInfo>
  <title>KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN PLANKTON SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) DAN KUALITAS PERAIRAN PADA TAMBAK SEMI INTENSIF DI ALUE NAGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Radi Rezki Tamaro. A</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) secara semi intensif di pesisir Alue Naga memerlukan keseimbangan ekologis, khususnya komunitas plankton dan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi dan kelimpahan plankton serta menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan udang vaname dan parameter kualitas air di tambak semi intensif. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2025 dengan metode survei pada tiga stasiun tambak, meliputi pengambilan sampel plankton, udang, dan kualitas air secara insitu dan eksitu selama 30 hari. Parameter yang diamati meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi plankton; laju pertumbuhan spesifik (Specific Growth Rate, SGR) udang; serta parameter kualitas air (suhu, pH, DO, salinitas, kecerahan, nitrat, nitrit, fosfat, dan kedalaman). Hasil identifikasi menunjukkan keberadaan 22 jenis plankton dari lima kelas, dengan dominansi Chaetognath dan Microcystis aeroginosa. Kelimpahan plankton tertinggi tercatat di Stasiun 1 (67.680 ind/L), sedangkan nilai keanekaragaman (H’) berkisar antara 1,19–1,83, keseragaman (E) 0,43–0,72, dan dominansi (C) 0,17–0,24. Nilai SGR udang vaname tertinggi terjadi pada stasiun 2  (5,10%)  dan cenderung menurun seiring waktu. Kualitas air secara umum masih dalam kisaran optimal, meskipun terdapat variasi antar stasiun. Analisis regresi menunjukkan bahwa kelimpahan plankton tidak berpengaruh signifikan terhadap SGR udang (p=0,4632), namun beberapa parameter kualitas air, seperti pH (p=0,0023), salinitas (p=0,0039), posfat (p=0,0092), dan kedalaman (p=0,0046), berpengaruh signifikan terhadap kelimpahan plankton. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kualitas air dan struktur komunitas plankton untuk mendukung keberlanjutan produksi udang vaname secara ekologis.&#13;
&#13;
Kata kunci: Plankton, kualitas air, udang vaname, tambak semi intensif. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PLANKTON</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHRIMPS - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.68</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165815</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 14:55:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-31 11:03:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>