<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165803">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEGAGALAN RODA GIGI MIRING DIGUNAKAN PADA GEARBOXRNMOBIL OFFROAD 4X4 MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ICHSAN HASANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Roda gigi miring merupakan komponen penting dalam sistem transmisi daya yang berfungsi untuk &#13;
meneruskan putaran dari satu elemen mekanik ke elemen lainnya. Kegagalan pada roda gigi dapat &#13;
menyebabkan penurunan kinerja gearbox, peningkatan biaya perawatan, hingga menimbulkan risiko &#13;
keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tegangan dan regangan pada roda gigi miring &#13;
menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Simulasi dilakukan terhadap dua model, &#13;
yaitu roda gigi tanpa cacat dan roda gigi dengan cacat awal, guna mengidentifikasi area paling kritis yang &#13;
berpotensi mengalami kegagalan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak FEMAP dengan &#13;
memasukkan data geometri, properti material Carbon Steel AISI 1080, serta kondisi batas operasi. Hasil &#13;
simulasi pada model tanpa cacat menunjukkan tegangan maksimum sebesar 404,73 MPa, yang masih berada &#13;
di bawah batas kekuatan luluh material sebesar 585 MPa, sehingga aman untuk beroperasi. Namun, pada &#13;
model dengan cacat, nilai faktor intensitas tegangan (KI) melebihi ketangguhan retak material (KIC), yang &#13;
mengindikasikan potensi perambatan retak. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan &#13;
ketahanan roda gigi melalui evaluasi desain, pemilihan material, dan proses manufaktur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165803</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 14:52:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 15:11:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>