Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG BERDASARKAN TIPE HABITAT DI GAMPONG HAKIM BALE BUJANG DAN GAMPONG TELUK ONE - ONE, KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
NAUFAL HAFIZH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Abdullah - 197402051999031004 - Dosen Pembimbing I
Ulfa Hansri Ar Rasyid - 199203022019032021 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1805110010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Kehutanan (S1) / PDDIKTI : 54251
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
639.978
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Indonesia menyediakan berbagai tipe habitat alami untuk spesies burung. Burung dapat menempati tipe habitat yang beranekaragam, baik habitat hutan maupun habitat bukan hutan seperti tanaman perkebunan, tanaman pertanian, pekarangan, gua, padang rumput, savana dan habitat perairan. Penyebaran jenis burung dipengaruhi oleh kesesuaian lingkungan tempat hidup burung, meliputi adaptasi burung terhadap perubahan lingkungan, kompetisi dan seleksi alam Kondisi Habitat yang masih baik akan dimanfaatkan burung sebagai habitat utamanya karena habitat tersebut burung mendapatkan sumber makanan sekaligus sebagai tempat berlindung dari pemangsa (predator) maupun sebagai tempat berlindung dari cuaca buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis burung apa saja yang terdapat di Gampong Hakim Bale Bujang dan Gampong Teluk One-One Kabupaten Aceh Tengah dan untuk mengetahui indeks keanekaragaman burung di Gampong Hakim Bale Bujang dan Gampong Teluk One-One Kabupaten Aceh Tengah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara analisis deskriptif eksploratif titik pengamatan dan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode kombinasi antara Purposive sampling dan Point Count. Pengamatan dilakukan dalam dua tahapan, dimulai pukul 07.00 sampai 09.00 WIB dan sore hari mulai dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, dikarenakan pada waktu pagi dan sore hari merupakan waktu terbaik untuk melihat aktivitas burung terutama aktivitas mencari makan. Pengumpulan data burung dilakukan dengan metode Point count, yaitu melakukan pengamatan spesies dan individu burung pada titik hitung yang telah ditentukan sebanyak 15 titik hitung, Durasi waktu pengamatan pada satu titik hitung, adalah 20 menit. Cakupan area pengamatan burung seluas 15 meter, dengan jarak perpindahan antar titik sejauh 200 meter dan Panjang total garis transek 800 meter. Spesies burung yang terdapat di Gampong Hakim Bale Bujang dan Gampong Teluk One-One yaitu sebanyak 38 Spesies burung dengan total keseluruhan 434 individu yang termasuk ke dalam 27 famili. Dari 38 Spesies yang ditemukan, spesies burung yang paling banyak ditemukan adalah Srigunting Kelabu (Dicrurus leucophaeus) dari famili Dicruridae dengan jumlah 30 individu, sedangan yang paling sedikit ditemukan adalah Julang Emas (Rhyticeros undulatus) dari famili Bucerotidae dengan jumlah hanya 1 individu. Keanekaragaman Jenis Burung di Beberapa Tipe Habitat (Hutan, Sawah, dan Perairan) Gampong Hakim Bale Bujang dan Gampong Teluk One-one Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan perhitungan Indeks Diversitas Shannon-Wiener dengan nilai indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada habitat hutan H' = 2,947291, diikuti oleh habitat sawah dengan nilai indeks H' = 2,060912 yang termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang, serta habitat perairan dengan nilai indeks H' = 1,405607 yang termasuk dalam kategori keanekaragaman rendah.
Indonesia provides various types of natural habitats for bird species. Birds can occupy a variety of habitats, both forest habitats and non-forest habitats such as plantations, agricultural crops, yards, caves, grasslands, savannas, and aquatic habitats. The distribution of bird species is influenced by the suitability of the environment where birds live, including birds' adaptation to environmental changes, competition, and natural selection. Birds will utilize habitats that are still in good condition as their primary habitat because these habitats provide them with food sources as well as shelter from predators and bad weather. The objectives of this study are to identify the bird species present in Gampong Hakim Bale Bujang and Gampong Teluk One-One in Central Aceh District and to determine the bird diversity index in Gampong Hakim Bale Bujang and Gampong Teluk One-One in Central Aceh District. The method used in this study was exploratory descriptive analysis of observation points, and data collection was conducted using a combination of purposive sampling and point count techniques. Observations were conducted in two stages, starting at 07:00 to 09:00 WIB and in the afternoon from 16:00 WIB to 18:00 WIB, as these times are the best for observing bird activity, particularly foraging behavior. Bird data collection was conducted using the Point Count method, which involves observing bird species and individuals at predetermined counting points, totaling 15 counting points. The observation duration at each counting point was 20 minutes. The observation area covered 15 meters, with a distance of 200 meters between counting points and a total transect length of 800 meters. A total of 38 bird species were found in Gampong Hakim Bale Bujang and Gampong Teluk One-One, comprising 434 individuals across 27 families. Of the 38 species found, the most commonly found bird species is the Grey-backed Shrike (Dicrurus leucophaeus) from the Dicruridae family, with 30 individuals, while the least commonly found is the Golden Hornbill (Rhyticeros undulatus) from the Bucerotidae family, with only 1 individual. Bird Species Diversity in Several Habitat Types (Forest, Rice Fields, and Water) in Gampong Hakim Bale Bujang and Gampong Teluk One-one, Central Aceh District, based on the Shannon-Wiener Diversity Index calculation, with the highest diversity index value found in forest habitats H' = 2.947291, followed by the rice field habitat with an index value of H' = 2.060912, which falls into the moderate diversity category, and the water habitat with an index value of H' = 1.405607, which falls into the low diversity category.
KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS BURUNG PADA TIPE HABITAT YANG BERBEDA DI KAWASAN DESA ALUS-ALUS KABUPATEN SIMEULUE (Rika Susanti, 2019)
STRATIFIKASI HABITAT DAN KEANEKARAGAMAN BURUNG DI EKOSISTEM SPESIFIK RAWA GAMBUT TRIPA GAMPONG BABAH LUENG, TRIPA MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (M AMIN, 2017)
PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI KAWASAN MATA IE KECAMATAN DARUL IMARAH DAN DI GAMPONG IBOIH PULAU WEH SABANG (Raudhatul Husna, 2014)
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN STATUS KONSERVASI BURUNG DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA, KABUPATEN PIDIE (Thrina Junita, 2020)
POPULASI BURUNG KUNTUL KECIL (EGRETTA GARZETTA) PADA HABITAT INTI DI GAMPONG ALUE GLUMPANG KECAMATAN PEUSANGAN (Millatina, 2022)