MODALITAS JAMALUDDIN IDHAM DALAM PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 PADA DAERAH PEMILIHAN ACEH I | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MODALITAS JAMALUDDIN IDHAM DALAM PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 PADA DAERAH PEMILIHAN ACEH I


Pengarang

KEREN HAPUKH BUTAR BUTAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nofriadi - 198911032024211001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2010104010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Terpilihnya Jamaluddin Idham sebagai anggota DPR-RI yang berasal dari Dapil Aceh I pada pemilu serentak 2024 merupakan sejarah baru bagi Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) dikarenakan sejak konflik PDIP memiliki reputasi yang buruk di Aceh yang mengakibatkan PDIP tidak memiliki suara dalam pemilu sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui modalitas yang dimiliki Jamaluddin Idham dalam memenangkan pemilu 2024 dan mengetahui hambatan dalam proses pemenangan Jamaluddin Idham pada pemilu 2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, menggunakan teori Modalitas oleh Pierrue Bourdeu. Metode pengumpulan data melalui observasi yaitu pengamatan secara langsung terhadap objek penelitian, wawancara dengan narasumber yang memiliki informasi terkait penelitian, dan dokumentasi arsip dan berkas terkait penelitian. Teknik analisis data melalui tiga tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan representasi data. Hasil penelitian ini adalah modal sosial yang dimiliki Jamaluddin Idham pada pemilu 2024 adalah, pertama interaksi sosial Jamaluddin Idham dengan masyarakat. Kedua, latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Ketiga, jaringan relasi yang kuat sehingga meningkatkan partisipasi pemilih. Modal ekonomi yang dimiliki Jamaluddin Idham cukup besar, hal itu memberikan pengaruh yang signifikan untuk Jamaluddin Idham melaksanakan kegiatan yang mendukung pencalonannya seperti dana kampanye yang digunakan mempengaruhi kinerja relawan. Modal Politik Jamaluddin Idham adalah Partai pendukungnya yang mendapatkan suara melebihi ambang batas sehingga mendapatkan kursi di DPR-RI. Modal budaya Jamaluddin Idham adalah latar belakang keluarga yang merupakan politisi dan religius dan penghargaan yang dimiliki Jamaluddin Idham. Tantangan Jamaluddin Idham dalam pemenangan pemilu 2024 adalah reputasi Partai pengusung yang buruk di Aceh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon anggota legislatif lainnya untuk meningkatkan modalitas yang dimiliki dan dapat meningkatkan jumlah kursi di parlemen.

Kata Kunci : Modalitas, Jamaluddin Idham Dapil Aceh I, Pemilu Serentak Aceh

ABSTRACT The election of Jamaluddin Idham as a member of the Indonesian House of Representatives from the Aceh I electoral district in the 2024 simultaneous elections is a new history for the Indonesian Demokratic Party (PDIP) because since the conflict, PDIP has had a bad reputation in Aceh which resulted in PDIP not having a vote in the previous election. The purpose of this study is to determine the modalities possessed by Jamaluddin Idham in winning the 2024 election and to find out the obstacles in the process of winning Jamaluddin Idham in the 2024 election. This type of research is qualitative, using the Modality theory by Pierre Bourdeu. The method of data collection through observation is through direct observation of the research object, interviews with sources who have information related to the research, and documentation of archives and files related to the research. The data analysis technique goes through three stages, namely data collection, data reduction, and data representation. The results of this study are the social capital possessed by Jamaluddin Idham in the 2024 election, namely, first, Jamaluddin Idham's social interaction with the community. Second, educational and work background. Third, a strong network of relationships that increase voter participation. Jamaluddin Idham's economic capital is quite large, which has a significant influence on Jamaluddin Idham's activities supporting his candidacy, such as campaign funds used to influence the performance of volunteers. Jamaluddin Idham's political capital is his supporting party, which received votes exceeding the threshold, thus securing a seat in the Indonesian House of Representatives (DPR-RI). Jamaluddin Idham's cultural capital is his family background, which is political and religious, and the awards he has received. Jamaluddin Idham's challenge in winning the 2024 election is the poor reputation of his supporting party in Aceh. This research is expected to serve as a reference for other legislative candidates to improve their capital and increase the number of seats in parliament. Keywords: Modality, Jamaluddin Idham, Aceh I Electoral District, Aceh Simultaneous Elections

Citation



    SERVICES DESK