<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165745">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN KESIAPAN PANWASLIH KABUPATEN  ACEH JAYA DALAM MENGHADAPI POTENSI PELANGGARAN PADA PILKADA 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD JURIZAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemilihan  kepala  daerah  (Pilkada)  2024  menjadi  momentum  penting  dalam menentukan arah pembangunan daerah, termasuk di Kabupaten Aceh Jaya. Dalam proses  ini,  Panitia  Pengawas  Pemilihan  (Panwaslih)  memegang  peran  strategis dalam  memastikan  pemilu  berlangsung  secara  jujur  dan  adil.  Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  kesiapan  Panitia  Pengawas  Pemilihan  (Panwaslih) Kabupaten Aceh Jaya dalam menghadapi potensi pelanggaran pada Pilkada 2024, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tugas pengawasan  tersebut.  Teori  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah Organizational  Readiness  for  Change  dari  Brian  J.  Weiner,  yang  menekankan pada  kesiapan  anggota  organisasi  secara  kolektif  dalam  menghadapi  perubahan dan  tantangan.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif  dengan  teknik pengumpulan  data  melalui  wawancara  mendalam,  observasi,  dan  dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari anggota Panwaslih, masyarakat, serta pihak terkait  lainnya  yang  memiliki  peran  dalam  pengawasan  Pilkada.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa dalam menghadapi Pilkada 2024 Panwaslih Kabupaten Aceh Jaya melakukan beberapa persiapan, di antaranya adalah melakukan pelatihan dan bimbingan  teknis  anggota  pengawas,  melakukan  sosialisasi  kepada  masyarakat, serta  pemetaan  terhadap  potensi  kerawanan  Tempat  Pemungutan  Suara  (TPS). Faktor  yang  mempengaruhi  kesiapan  Panwaslih  dalam  menjalankan  tugasnya antara lain adalah jumlah pemilih, partisipasi masyarakat dalam pengawasan, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pelaporan dan penyebaran informasi. Dapat  disimpulkan  bahwa  kesiapan  Panwaslih  dalam  menghadapi  potensi pelanggaran  Pilkada  sangat  dipengaruhi  oleh  kesiapan  internal  dan  dukungan eksternal organisasi dari masyarakat dan teknologi informasi. Saran atau masukan untuk Panwaslih Kabupaten Aceh Jaya untuk dapat lebih tegas dalam memberikan sanksi terhadap pelanggaran. Kemudian kepada masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam pengawasan dengan melaporkan pelanggaran di sekitarnya. &#13;
Kata Kunci: Panwaslih, Pilkada 2024, Pengawasan Pemilu, Aceh Jaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165745</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 14:09:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 17:42:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>