<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16574">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN KACANG PANJANG (VIGNA UNGUICULATA) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Fitri Aprila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian kacang panjang (Vigna unguiculata) terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini menggunakan 12 ekor mencit dengan berat antara 25-40 gram yang secara klinis dinyatakan sehat. Secara acak seluruh mencit dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, masing-masing kelompok perlakuan terdiri atas 3 ekor mencit. Kelompok K0 adalah kelompok kontrol negatif, hanya diberi aquades. Kelompok K1, K2, K3 adalah kelompok yang diinduksi aloksan masing-masing 0,5 ml. Kelompok K1 adalah kontrol positif. Kelompok K2 diberikan 100 gram kacang panjang yang dicampur dengan akuades 50 ml. Kelompok K3 adalah mencit diberikan 100 gram kacang panjang yang dicampur dengan 100 ml aquades. Kacang panjang diberikan 0,5 ml secara oral pada pagi dan sore hari selama 7 hari. Pada hari kedelapan dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah dengan Accu Check Active dan dianalisis dengan metode statistik.  Rata-rata kadar glukosa darah setelah perlakuan K0 (142,00±23,39), K1 (167,00±10,54), K2 (122,67±12,50), dan K3 (154,67±16,26). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh perlakuan pemberian kacang panjang selama 7 hari (P&gt;0,05) terhadap kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kacang panjang selama 7 hari tidak menurunkan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16574</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-29 11:47:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-29 12:05:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>