<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="165709">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HASIL TANGKAPAN KEPITING BAKAU MENGGUNAKAN BUBU LIPAT DENGAN UMPAN YANG BERBEDA DI PERAIRAN KUALA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Harsa Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas empat jenis umpan yaitu kepala ayam, ikan, campuran terasi dengan pakan lele, dan keong mas terhadap hasil tangkapan kepiting bakau (Scylla serrata) menggunakan bubu lipat di Perairan Kuala Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpan kepala ayam merupakan umpan paling efektif dengan jumlah tangkapan terbanyak yaitu 16 ekor dan berat rata-rata per ekor sebesar 141,9 gram, memberikan kontribusi sebesar 39% dari total tangkapan. Umpan ikan juga cukup efektif dengan jumlah tangkapan 10 ekor dan berat rata-rata 110 gram. Campuran terasi dan pakan lele menghasilkan 8 ekor dengan berat rata-rata 104,4 gram, sedangkan keong mas menjadi umpan paling tidak efektif dengan jumlah tangkapan 7 ekor dan berat rata-rata 84,3 gram. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari jenis umpan terhadap hasil tangkapan dengan nilai F hitung sebesar 3,939 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,028. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk mengontrol variasi lingkungan antar perlakuan. Penelitian ini merekomendasikan kepala ayam sebagai umpan utama dalam kegiatan penangkapan kepiting bakau, serta mendorong praktik perikanan yang lebih berkelanjutan berbasis ekosistem di wilayah perairan Kuala Langsa.&#13;
&#13;
Kata kunci : ANOVA, Bubu, Kepiting, , RAK, Umpan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CRABS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BAIT FISHING</topic>
 </subject>
 <classification>799.122</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>165709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-23 13:34:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-07 14:56:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>